Menu
Pencarian

SMK Muhammadiyah 1 Go Global, Perusahaan Jepang Berduyun Rekrut Lulusan SMK

JTV Malang - Senin, 11 Mei 2026 13:54
SMK Muhammadiyah 1 Go Global, Perusahaan Jepang Berduyun Rekrut Lulusan SMK
SMK Muhisa Go Global! Perusahaan Jepang datang langsung rekrut siswa magang dan kuliah di Negeri Sakura

KOTA MALANG - Portaljtv – SMK Muhammadiyah 1 Kota Malang kembali menunjukkan komitmennya dalam mempersiapkan lulusan yang siap bersaing di kancah global. Melalui program kuliah dan magang di Jepang, para alumni diberikan kesempatan emas untuk mengembangkan karier di negeri Sakura.

Direktur Jepang Akademi di SMK Muhammadiyah 1 Kota Malang, Arif Efendi, mengungkapkan bahwa pihaknya secara rutin memberangkatkan siswa untuk bekerja di Jepang. Berbagai bidang telah tersedia, mulai dari pertanian, kaiku (peternakan), hingga yang terbaru adalah sektor pengolahan makanan, khususnya pembuatan sushi.

"Alhamdulillah, sekarang kami mendatangkan perusahaan pengolah makanan atau perusahaan bidang pembuatan sushi untuk merekrut anak-anak lulusan SMK Muhammadiyah," ujar Arif.

Ia menambahkan, langkah ini sejalan dengan tekad sekolah untuk mensukseskan program Kementerian, yakni SMK Berani Mendunia dan Go Global.

Menurut Arif, pengiriman siswa ke Jepang tidak hanya bertujuan untuk mendapatkan penghasilan, tetapi juga membanggakan orang tua.

"Tujuan kita mengirimkan anak-anak ke sana agar punya materi, punya uang, dan bisa menjadi kebanggaan orang tua," jelasnya.

Selama 13 tahun berjalan, program ini telah memberangkatkan sekitar 750 siswa ke Jepang. Jumlah tersebut terus ditingkatkan dari tahun ke tahun.

"Sebelumnya ada 6 bidang pekerjaan, sekarang kami tambah dengan bidang pengolah makanan. Harapannya, lulusan bisa terserap sesuai dengan keinginan anak untuk bekerja di Jepang," pungkas Arif.

Alice takezawa atsuko, owner dari alice international college mengungkapkan bahwa saat ini Jepang tengah menghadapi krisis kependudukan. Angka lansia terus meningkat sementara angka kelahiran menurun drastis.

"Saat ini penduduk Jepang masih kekurangan penduduk. Yang paling banyak di Jepang itu orang Indonesia, baik dari siswa ataupun pekerja," ujar perwakilan tersebut.

Antusiasme siswa dalam rekrutmen kali ini dinilai sangat tinggi. "Mereka semangat sekali untuk meraih mimpi ke Jepang," tambahnya.

Soal agama dan budaya, pihak perusahaan tidak mempermasalahkan. Siswa akan dibekali pelajaran budaya dan bahasa Jepang sebelum diterjunkan ke lapangan pekerjaan.

Nakata jiro, selaku owner tenggu nakata, salah satu perusahaan makanan dari Jepang yang khusus datang untuk mencari tenaga kerja turut memberikan pernyataan mengejutkan. Ia menjelaskan bahwa kondisi demografi Jepang saat ini sangat mengkhawatirkan.

"Karena saat ini penduduk di Jepang, angka lansia meningkat dan angka kelahiran menurun, hampir tidak ada. Oleh karena itu, penduduk Jepang akan punah," ujarnya tegas.

Akibat kondisi tersebut, perusahaan-perusahaan Jepang berbondong-bondong datang ke negara lain, termasuk Indonesia, untuk merekrut tenaga kerja.

"Ini adalah pertama kalinya saya ke Indonesia. Saya melihat siswa-siswa sangat antusias untuk meraih mimpi mereka ke Jepang. Saya sangat senang," ungkap perwakilan perusahaan tersebut.

Ia berkomitmen untuk membawa hasil kunjungan ini ke Jepang dan memikirkan kerja sama lebih lanjut dengan Indonesia.

"Mungkin selama ini saya tidak pernah bekerja sama dengan Indonesia, tapi saya akan memikirkan dan saya akan membawa PR ini ke Jepang agar bisa bekerja sama dengan Indonesia," pungkasnya.

Harapan terbesar dari seluruh pihak, para siswa yang mengikuti rekrutmen hari ini dapat diterima dan segera berangkat ke Jepang.(Ali)

Editor : JTV Malang






Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.