SURABAYA - Olahraga lari trail (trail run) di Indonesia resmi memasuki era baru yang lebih profesional dan aman. Asosiasi Lari Trail Indonesia (ALTI) Pengda Jawa Timur sukses mencetak sejarah dengan menggelar Pelatihan dan Sertifikasi Pelatih serta Race Director Trail Run 2026.
Ajang yang berlangsung di UPT Pengembangan Pengelolaan BPKAD Provinsi Jawa Timur pada 11–12 Juli 2026 ini menjadi pelatihan lari trail pertama di Indonesia. Acara berskala nasional ini dibuka langsung oleh Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) ALTI sekaligus Wakil Menteri Dalam Negeri RI, Bima Arya.
Kehadirannya menegaskan posisi Jawa Timur sebagai barometer utama pembinaan olahraga ekstrem ini di tanah air. Kegiatan ini telah melahirkan Komando Baru dari Papua hingga Sumatra.
Pelatihan ini meluluskan 102 peserta tangguh, terdiri dari 48 calon Pelatih (Coach) dan 54 calon Race Director (Direktur Lomba). Mereka datang dari berbagai penjuru Indonesia, mulai dari Sumatra, Kalimantan, Bali, NTT, Sulawesi, Jawa, hingga Papua Barat.
Baca Juga : Bidik Juara Umum Kejurnas, Kepengurusan ALTI Jawa Timur Resmi Dilantik di Jember
Seluruh peserta digembleng untuk satu misi utama: menaikkan standar keselamatan, regulasi teknis, dan mutu kompetisi lari trail di Indonesia. Digembleng Mentor Papan Atas dan Praktisi Internasional.
Tidak main-main, ALTI Jatim menghadirkan sederet pakar multidisiplin ilmu untuk memberikan materi berstandar global:Prof. I Made Sri Undy (KONI Jatim): Mengupas standarisasi prestasi nasional dan sinergi organisasi.Dr. Tutur Jatmiko: Membedah metodologi kepelatihan fisik modern.dr. Abdul Jabbar Al Hayan, Sp.K.F.R.: Spesialis yang mengupas tuntas mitigasi cedera di medan ekstrem.Agam Indriyanto (RRCA Certified Race Director): Membekali standar manajemen risiko berskala internasional.Ivan Citra & Heru Prabowo (Race Director Mantra116): Berbagi taktik lapangan dari salah satu event lari trail paling menantang di Indonesia.Sandy Ardiyansah (PP ALTI): Menyelaraskan regulasi teknis sesuai aturan resmi organisasi."Bukan Sekadar Hobi, Ini Olahraga Prestasi!"

Ketua Umum PP ALTI, Bima Arya, memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah cepat dan strategis yang diambil oleh Pengda ALTI Jatim.
"Lari trail bukan lagi sekadar hobi rekreasi, melainkan cabang olahraga prestasi yang tumbuh sangat pesat. Kita tidak boleh main-main dengan aspek keselamatan dan kualitas pembinaan," tegas Bima Arya dalam sambutannya.
Ia menambahkan bahwa kehadiran 100 tenaga ahli baru ini adalah jawaban nyata untuk membangun ekosistem trail run Indonesia yang profesional, aman, dan siap bersaing di kancah dunia.
Dengan kelulusan para peserta ini, ALTI Jatim berharap industri sport tourism (wisata olahraga) di berbagai bentang alam Indonesia dapat dikelola secara profesional, minim risiko cedera, dan ramah terhadap kelestarian alam. (*)
Editor : M Fakhrurrozi



















