Menu
Pencarian


MPLS di Trenggalek Berjalan Lancar, Dinas Pendidikan Soroti Banyak Sekolah Negeri Kekurangan Siswa

Simon Bagus - Selasa, 14 Juli 2026 15:05
MPLS di Trenggalek Berjalan Lancar, Dinas Pendidikan Soroti Banyak Sekolah Negeri Kekurangan Siswa
MPLS di SMPN 2 Trenggalek berjalan dengan lancar dan menyenangkan

TRENGGALEK - Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2026/2027 di Kabupaten Trenggalek dipastikan berjalan aman dan lancar di seluruh satuan pendidikan. Namun, di balik kelancaran tersebut, Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) setempat justru menyoroti persoalan lain yang cukup mengkhawatirkan, yaitu masih banyaknya sekolah negeri yang kekurangan peserta didik baru.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Trenggalek, Agus Dwi Karyanto, turun langsung ke lapangan untuk memantau pelaksanaan MPLS di SMP Negeri 2 Trenggalek pada Selasa (14/7/2026) pagi. Hasil pemantauan menunjukkan seluruh rangkaian kegiatan yang telah dimulai sejak Senin kemarin berjalan sesuai dengan jadwal tanpa kendala berarti.

“Alhamdulillah, sejak kemarin kami sudah melakukan monitoring dan semuanya berjalan aman serta lancar. Seluruh kegiatan terlaksana dengan baik. Terkait hasil SPMB (Sistem Penerimaan Murid Baru), ke depan akan ada evaluasi dan kebijakan khusus yang kami buat untuk meningkatkan daya tarik masyarakat agar mau menyekolahkan anaknya ke SMP negeri di Trenggalek,” ujar Agus.

Selain memantau jalannya MPLS, Dinas Pendidikan juga mulai mengevaluasi hasil SPMB, khususnya bagi sekolah-sekolah yang memiliki jumlah pendaftar sangat rendah.

Tercatat, ada tiga SMP negeri di Kabupaten Trenggalek yang hanya mendapatkan siswa baru di bawah 10 orang, salah satunya adalah SMP Negeri 6 Trenggalek. Guna mengatasi krisis ini, pemerintah daerah berencana melakukan penataan ulang citra (rebranding) serta meningkatkan kembali kepercayaan publik terhadap sekolah-sekolah tersebut.

Kondisi yang jauh lebih memprihatinkan terjadi di jenjang Sekolah Dasar (SD). SD Negeri Karangturi 3 bahkan tercatat belum mendapatkan satu pun siswa baru pada tahun ajaran ini. Sementara itu, beberapa SD negeri lainnya hanya menerima dua hingga kurang dari lima siswa.

Dinas Pendidikan menilai, tren penurunan angka kelahiran di wilayah tersebut serta semakin banyaknya pilihan lembaga pendidikan swasta menjadi faktor utama yang menggerus jumlah peserta didik di sekolah negeri.

Kondisi berbalik justru dirasakan oleh SMP Negeri 2 Trenggalek. Plt Kepala SMPN 2 Trenggalek, Nurhadi, menyampaikan bahwa sekolah yang dipimpinnya justru mengalami peningkatan jumlah siswa baru dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Hingga saat ini, SMPN 2 Trenggalek telah menerima 175 siswa dari total pagu daya tampung sebanyak 224 siswa, atau setara dengan tujuh rombongan belajar (rombel). Pihak sekolah memutuskan untuk tetap membuka pendaftaran hingga akhir pekan ini guna memfasilitasi lulusan SD yang belum mendapatkan sekolah tujuan.

“Siswa baru yang terseleksi masuk ke SMPN 2 Trenggalek saat ini ada 175 siswa dari total pagu 224. Sisa pagu yang kosong akan tetap kami buka sampai akhir pekan ini. Untuk pelaksanaan MPLS sendiri berlangsung selama lima hari dengan prinsip kegiatan yang menyenangkan dan ramah anak,” jelas Nurhadi. (*)

Editor : Iwan Iwe





Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.