SIDOARJO - Nasib naas menimpa seorang pelajar berinisial MAI (15), siswa kelas 10 SMK di Kabupaten Sidoarjo. Remaja yang hendak berangkat MPLS menuju sekolahnya di SMK YPM 8 Sidoarjo tersebut tewas mengenaskan setelah mengalami kecelakaan tragis di Jalan Raya Sukodono pada Selasa (14/7/2026) pagi sekitar pukul 06.00 WIB.
Korban yang mengendarai motor matic diduga kehilangan kendali saat mencoba menyalip kendaraan di depannya dari sisi kiri, hingga akhirnya terjatuh dan masuk ke dalam kolong truk.
Kecelakaan maut ini bermula ketika korban yang merupakan warga Desa Dungus, Sukodono, mengendarai sepeda motor Honda Beat berwarna hijau dengan nomor polisi W 5128 NFM. Korban diketahui melaju dari arah utara menuju ke selatan.
Sesampainya di lokasi kejadian, tepatnya di depan Toko Sami Jaya, RT 001/RW 001, Desa Sukodono, korban mencoba mendahului kendaraan di depannya melalui lajur kiri. Bermaksud melakukan manuver, sepeda motor korban justru mengalami selip.
Baca Juga : Diduga Jadi Tempat Mesum Sesama Jenis, Eks Shelter Komuter di Sawotratap Sidoarjo Disegel Polisi
"Korban diduga kurang hati-hati saat berkendara. Ketika hendak mendahului dari sisi kiri, korban tidak dapat menguasai kendaraannya sehingga tergelincir dan jatuh ke badan jalan," ujar Kanit Lantas Polsek Sukodono, IPDA Agung Legowo.
Naas, pada saat yang bersamaan, sebuah truk Mitsubishi Fuso (truk pompa beton) berwarna putih-kuning dengan nomor polisi W 9840 PB tengah melaju searah di sampingnya. Truk tersebut dikemudikan oleh Imam Supardi (44), warga Desa Kemasan, Kecamatan Krian.
Karena jarak yang sudah terlalu dekat, tubuh remaja malang tersebut jatuh tepat ke arah roda depan kiri truk dan terseret hingga mengakibatkan korban meninggal dunia seketika di Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Baca Juga : Atasi Banjir Bluru Kidul, Bupati Sidoarjo Kebut Betonisasi Jalan, Pedagang Harap Proyek Cepat Tuntas
Benturan keras dengan kendaraan berat tersebut membuat tubuh korban mengalami luka yang sangat parah. Berdasarkan data kepolisian dan pihak medis, korban menderita patah tulang pada kedua pergelangan tangan (kanan dan kiri), pendarahan dalam yang cukup hebat, luka lecet di area perut, tangan kiri, kedua belah pipi, serta kepala bagian belakang atas telinga kanan.
Warga sekitar bersama petugas kepolisian segera mengevakuasi jasad korban. Awalnya korban dilarikan ke RS Arafah Anwar Medika Sukodono, sebelum akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Umum (RSU) Anwar Medika Balongbendo untuk dilakukan proses visum et repertum.
Pihak kepolisian dari Unit Lantas Sukodono yang tiba di lokasi langsung melakukan olah TKP, mengumpulkan keterangan dari para saksi di lokasi, termasuk sopir truk dan seorang saksi mata bernama Sugito (50), serta mengamankan sejumlah barang bukti.
Baca Juga : Reuni Legend Bola, Gonzales hingga Budi Sudarsono Ramaikan Laga Amal IFFL di Sidoarjo
Dari hasil pemeriksaan awal, diketahui bahwa korban yang masih berusia 15 tahun tersebut belum memiliki SIM C, meskipun surat tanda nomor kendaraan (STNK) motor yang dibawanya lengkap. Sementara itu, pengemudi truk memiliki dokumen berkendara yang sah berupa STNK dan SIM BII Umum.
Untuk proses penyelidikan dan penanganan lebih lanjut, kasus kecelakaan maut ini kini telah dilimpahkan ke Unit Gakkum Satlantas Polresta Sidoarjo.
Saat ini, barang bukti berupa sepeda motor Honda Beat milik korban diamankan di Mapolsek Sukodono. Sedangkan truk Mitsubishi Fuso beserta pompanya dititipkan oleh petugas di tempat penitipan barang bukti kecelakaan di Desa Pilang, Kecamatan Wonoayu, Sidoarjo.
Baca Juga : Wow! Kasus HIV/AIDS di Sidoarjo Tembus 7.129, Didominasi Kelompok Ini
Baca Juga : Alarm Merah! Kasus HIV/AIDS di Sidoarjo Tembus 7.129 Orang, Dua Kecamatan Ini Jadi Penyumbang Terbanyak
Editor : Bagoes Ri

















