Kabar mengejutkan datang dari dunia hiburan sekaligus akademisi tanah air. Influencer ternama, Sabrina Chairunnisa, secara resmi mengumumkan keputusan besarnya untuk mengundurkan diri sebagai mahasiswa program Doktoral (S3) di Universitas Indonesia (UI). Langkah berani ini diambil lantaran dirinya bakal memboyong mimpinya ke Amerika Serikat untuk melanjutkan studi di New York.
Pamitan yang cukup emosional tersebut dibagikan langsung oleh Sabrina melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Selasa (7/7/2026). Dalam unggahan itu, tampak dirinya anggun mengenakan jaket kuning almamater UI saat menghadiri sebuah acara formal kampus.
Momen pengunduran diri ini diakui Sabrina sebagai sebuah hari berat yang sebenarnya sudah lama ia tunda. Kendati terasa sulit untuk melepaskan statusnya di salah satu kampus terbaik bangsa, ia meyakini bahwa adakalanya melangkah maju membutuhkan keberanian besar untuk memilih jalan yang berbeda.
Berdasarkan surat permohonan resmi yang beredar, Sabrina melepas statusnya sebagai mahasiswa S3 Program Studi Ilmu Komunikasi UI. Keputusan tersebut terpaksa diambil demi menyesuaikan dengan skala prioritas barunya saat ini, di mana rencana hidup dan tujuannya mengalami pergeseran ke arah yang baru.
"Bukan keputusan yang mudah sejujurnya. Tapi mau bagaimana lagi, saya memiliki prioritas sendiri sekarang," tulis Sabrina dalam kolom komentar unggahannya.
Tidak sekadar berpamitan, Sabrina juga memanfaatkan momen ini untuk memberikan pandangan kritisnya terhadap sistem pendidikan tinggi di Indonesia. Ia menyoroti perbedaan regulasi akademik di dalam negeri dengan kampus-kampus yang ada di luar negeri.
Secara terbuka, ia menyampaikan harapannya agar kedepannya universitas-universitas di Indonesia tidak lagi menitikberatkan persentase kehadiran atau absensi fisik sebagai komponen utama penilaian. Menurutnya, bobot absensi yang terlalu besar sebaiknya tidak dijadikan syarat mutlak penentu kelulusan maupun syarat mengikuti ujian akhir, berkaca pada sistem yang diterapkan di banyak negara maju.
Langkah berani Sabrina ini langsung viral dan memicu gelombang diskusi di berbagai platform media sosial. Banyak warganet serta rekan sesama figur publik yang mengapresiasi keberaniannya meninggalkan zona nyaman demi mengejar pendidikan di New York.
Meskipun harus menutup buku di Universitas Indonesia, perjalanan akademik Sabrina dipastikan belum usai. Dukungan mengalir deras agar proses transisi studi dan kehidupan barunya di New York kelak dapat berjalan dengan lancar dan sukses. (Nailah Cleva Varahita/Dia Vionita)
Editor : Iwan Iwe



















