JOMBANG - Kecelakaan lalu lintas melibatkan sebuah minibus Suzuki Ertiga dan truk terjadi di jalur alternatif Malang-Jombang, tepatnya di Jalan Raya Desa Bareng, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang. Insiden yang sempat terekam kamera CCTV ini diduga dipicu lantaran pengemudi minibus dalam kondisi mengantuk.
Akibat kejadian tersebut, bagian depan mobil Suzuki Ertiga ringsek parah. Beruntung tidak ada korban jiwa, namun pengemudi minibus dilaporkan mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke rumah sakit.
Kronologi Kejadian Berdasarkan Rekaman CCTV
Kecelakaan bermula saat mobil Suzuki Ertiga dengan nomor polisi AG 1071 TB melaju dari arah timur (Bareng) menuju ke barat (Ngoro). Mobil tersebut dikemudikan oleh Moch Arifin (28), warga Desa Ringinanyar, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar.
Sesampainya di tempat kejadian perkara (TKP), konsentrasi pengemudi diduga menurun akibat mengantuk. Mobil pun mendadak oleng ke kanan dan memakan jalur berlawanan.
Pada saat yang sama, sebuah Truk Dyna bernopol H 8659 CF yang dikemudikan oleh Supiani (46), warga Desa Sumberurip, Kabupaten Blitar, melaju dari arah berlawanan. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, benturan keras pun tak terhindarkan. Isuzu Ertiga tersebut langsung menghantam bagian samping kanan truk.
"Kasus kecelakaan ini kini sudah ditangani oleh Unit Gakkum Satlantas Polres Jombang," kata Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang, Ipda Nurul Iman, Kamis (9/7/2026).
Akibat tabrakan yang cukup keras, Moch Arifin selaku pengemudi Ertiga mengalami luka-luka di lokasi kejadian. Warga dan petugas yang berada di lokasi langsung mengevakuasi korban ke RSK Mojowarno untuk mendapatkan perawatan medis. Sementara itu, Supiani, sopir truk Dyna, dilaporkan selamat tanpa luka sedikit pun.
Untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut, kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan kini telah diamankan oleh pihak kepolisian sebagai barang bukti. Petugas juga mengimbau kepada para pengendara agar selalu beristirahat jika merasa lelah atau mengantuk saat berkendara, terutama di jalur alternatif yang rawan.
Editor : Bagoes Ri



















