MAGETAN - Harga daging ayam ras di Kabupaten Magetan mengalami kenaikan dalam sepekan terakhir. Di Pasar Sayur Magetan, harga daging ayam kini mencapai sekitar Rp35 ribu per kilogram, naik dari sebelumnya yang berada di kisaran Rp28 ribu hingga Rp30 ribu per kilogram.
Kenaikan harga tersebut terjadi secara bertahap dan mulai berdampak pada pedagang maupun konsumen. Pedagang mengaku kenaikan harga dari pemasok membuat keuntungan yang diperoleh semakin menipis.
Salah seorang pedagang daging ayam, Bu Jilu, mengatakan pedagang berada dalam posisi sulit. Di satu sisi, harga beli dari pemasok meningkat, namun di sisi lain mereka tidak bisa langsung menaikkan harga jual terlalu tinggi karena khawatir konsumen beralih ke pedagang lain.
Kondisi tersebut membuat sebagian pedagang memilih mengurangi aktivitas berjualan karena selisih antara harga jual dan modal semakin kecil.
Baca Juga : Pembongkaran Pasar Sayur Magetan Ditargetkan Mulai 2027, Pemkab Siapkan Anggaran Bertahap
Menurut pedagang, kenaikan harga daging ayam dipengaruhi oleh berkurangnya pasokan ayam dari peternak. Sementara itu, permintaan masyarakat justru meningkat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, termasuk kebutuhan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan berbagai acara hajatan.
Kenaikan harga juga mulai dirasakan konsumen. Masyarakat harus menyesuaikan pengeluaran rumah tangga karena harga daging ayam menjadi lebih mahal dibandingkan sebelumnya.
Pedagang berharap pasokan ayam dari peternak kembali normal sehingga harga daging ayam dapat segera stabil. Mereka juga berharap kondisi tersebut tidak berlangsung terlalu lama agar aktivitas perdagangan kembali normal dan daya beli masyarakat tetap terjaga.
Editor : JTV Madiun



















