MOJOKERTO - Kecelakaan maut melibatkan dua sepeda motor terjadi di Desa Kebontunggul, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto, Rabu (12/8/2026) malam.
Kecelakaan adu banteng ini mengakibatkan tiga orang tewas dan satu korban kritis. Dua korban tewas merupakan pengendara motor Honda Scoopy, yakni Annur Widya Febrianti (18), warga Desa Kebontunggul, Kecamatan Gondang dan Lidya Nataliya (19), warga Desa Punggul, Kecamatan Dlanggu.
Sementara satu korban lainnya, pengendara motor Sport bernama Siswanto (38), warga Desa Jatidukuh, Kecamatan Gondang. Satu korban dari motor sport, Suliswanto (38), warga Desa Bening, Kecamatan Gondang, mengalami luka berat dan kini dalam kondisi kritis.
Peristiwa tersebut terjadi usai salat Magrib. Ketika itu, Widya dan Lidya, hendak berangkat kerja dengan mengendarai motor Honda Scoopy bernopol S 2331 NJM warna putih. Keduanya diketahui buruh pabrik furniture di wilayah Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto.
Baca Juga : Dua Truk Adu Banteng di Probolinggo, Sopir Tewas dan Dua Korban Luka Berat
Saat melintas di lokasi kejadian, motor bertabrakan dengan motor sport nopol S 5108 NBQ yang dikendarai Siswanto dan Suliswanto. Tabrakan adu banteng ini membuat keempat pengendara terpental.
Warga yang mendengar kejadian ini langsung melakukan pertolongan dan melapor ke polisi. Kecelakaan diduga akibat listrik Penerangan Jalan Umum (PJU) padam, sehingga kedua pengendara tidak mengetahui ada kendaraan yang melintas.
"Saat kejadian lampu jalan dalam kondisi padam sehingga jalan gelap. Lampu beberapa hari rumah (padam), sempat diperbaiki baru kembali rusak," ujar Kepala Dusun (Kadus) Jemanik, Desa Kebontunggul, Arif Yulianto.
Baca Juga : Mobil vs Truk di Jalan Raya Banyuwangi Terlibat Tabrakan Adu Banteng
Sejumlah relawan bersama anggota Unit Gakkum Satlantas Polres Mojokerto mengevakuasi seluruh korban ke RSUD Sumberglagah, Kecamatan Pacet. Usai olah TKP, polisi mengamankan dua kendaraan yang terlibat kecelakaan ke Polres Mojokerto. (*)
Editor : M Fakhrurrozi



















