Menu
Pencarian


Kebakaran Hutan dan Lahan di Bromo Capai 50 Hektar

Farid Fahlevi - Kamis, 6 Agustus 2026 07:00
Kebakaran Hutan dan Lahan di Bromo Capai 50 Hektar
Karhutla di kawasan Bromo yang terus meluas. (Foto: Farid Fahlevi)

PROBOLINGGO - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) terus meluas hingga Rabu (5/8/2026) siang.

Kobaran api yang membakar savana dan vegetasi kering diperkirakan telah menghanguskan lebih dari 50 hektare lahan.

Ratusan personel gabungan dari berbagai instansi dikerahkan untuk memadamkan api yang terus merambat di kawasan Blok Bantengan, perbatasan Kabupaten Probolinggo, Lumajang, dan Malang. Namun upaya pemadaman menghadapi kendala berat karena kondisi medan yang curam, vegetasi mengering akibat kemarau panjang, serta tiupan angin yang cukup kencang.

Salah satu titik api terparah berada di sisi selatan Lembah Watangan atau kawasan yang lebih dikenal sebagai Bukit Teletubbies. Dari lokasi tersebut, kobaran api terus bergerak membakar savana menuju arah Jemplang, Kabupaten Malang.

Baca Juga :   Waspada! Angin Gending Terjang Probolinggo, Picu ISPA hingga Risiko Kebakaran

Petugas gabungan yang terdiri dari BPBD Provinsi Jawa Timur, BPBD Kabupaten Probolinggo, Balai Besar TNBTS, Kodim 0820 Probolinggo, Polres Probolinggo, serta relawan terus berjibaku siang dan malam untuk menekan laju penyebaran api.

Karena medan sulit dijangkau kendaraan pemadam, petugas melakukan pemadaman secara manual menggunakan gepyok dari ranting basah dan penyiraman air dalam skala terbatas pada titik-titik yang memungkinkan.

Selain memadamkan api, petugas juga membuat ilaran atau sekat bakar sebagai jalur pemutus agar kobaran api tidak terus merambat ke kawasan lain yang masih aman.

Baca Juga :   Banjir Rendam 5 Kecamatan di Kabupaten Probolinggo, Warga Sebut Terbesar Sepanjang 2026

Kasdim 0820 Probolinggo, Mayor Aminuddin, mengatakan sebanyak 80 personel TNI diterjunkan secara bergantian selama 24 jam untuk membantu proses pemadaman bersama unsur gabungan lainnya.

"Sebanyak 80 personel kami kerahkan secara bergantian siang dan malam untuk membantu pemadaman. Fokus kami saat ini menahan agar api tidak semakin meluas ke area lain," ujar Mayor Aminuddin.

Berdasarkan hasil pengamatan sementara di lapangan, luas lahan yang terbakar diperkirakan telah mencapai lebih dari 50 hektare. Luasan tersebut masih berpotensi bertambah apabila kondisi cuaca panas dan angin kencang terus berlangsung.

Baca Juga :   Banjir Empat Kali Sejak Januari, Tiga Dusun di Gending Kembali Terendam

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo, Oemar Sjarif, mengatakan seluruh personel BPBD bersama relawan masih bersiaga penuh di lokasi kebakaran.

"Personel kami disiagakan selama 24 jam. Prioritas kami adalah mencegah api merambat ke sisi utara, khususnya kawasan Lembah Watangan, sehingga pengendalian terus dilakukan secara intensif," kata Oemar.

Petugas juga mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk tidak menyalakan api, membuang puntung rokok sembarangan, maupun melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran saat berada di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru selama musim kemarau berlangsung. (*)

Baca Juga :   Tiga Jembatan Putus diterjang Banjir di Probolinggo

Editor : M Fakhrurrozi






Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.