JEMBER - Petugas Kepolisian berhasil menggagalkan aksi konvoi puluhan pemuda yang diduga akan melakukan kerusuhan atau tawuran di wilayah Tanggul, Jember. Polisi mengamankan empat orang diantaranya dan mengamankan sejumlah barang bukti berupa senjata tajam.
Setelah dilakukan pemantauan, rombongan tersebut bergerak menuju arah Tanggul dan melintasi jalur menuju desa Pondokdalem.
Di lokasi tersebut, petugas melakukan penghadangan dan pemeriksaan terhadap rombongan yang berasal dari sejumlah wilayah di Jember, yang diduga akan melakukan aksi tawuran.
Saat dilakukan penindakan secara mendadak, sebagian besar pemuda panik dan melarikan diri ke berbagai arah. Namun petugas berhasil mengamankan empat orang terduga pelaku.
Keempat terduga pelaku tersebut selanjutnya didata dan diperiksa, sebelum akhirnya diserahkan ke Polres Jember.
AKP Facthur Rahman, dari Kapolsek Tanggul menjelaskan bahwa para remaja pelaku konvoi berasal dari perguruan silat. Konvoi ini berhasil menutup jalan, dan beberapa pelaku membawa senjata tajam, namun polisi berhasil mengamankan sejumlah barah bukti dan benda lain yang akan digunakan dalam aksi tawuran.
“Semalam memang ada beberapa adik adik dari perguruan silat,salah satunya dari Kabupaten Jember melakukan konvoi. Namun konvoi tersebut memang dilarang. Dan lebih parahnya anak anak muda ini masih sekolah. Mereka sampai menutup jalan semalam. Dan beberapa ada yang membawa senjata tajam,” jelasnya
AKP Facthur juga menghimbau orangtua untuk tetap mengawasi anak anaknya agar tidak terlibat aksi negatif.
“Saya harap kepada orangtua, kedepan ini agar selalu memantau kegiatan anak, terutama pada saat jam malam. Jika sampai diatas jam 9 tidak pulang kerumah, maka orangtua harus mengecek keberadaan anaknya. Karena saat ini yang sangat berpengaruh adalah lingkungan,” terangnya.
Ia juga menghimbau orangtua untuk tidak memberikan fasilitas motor terhadap anak yang belum waktunya. (Renata)
Editor : M Fakhrurrozi



















