SURABAYA - Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) terus berkomitmen wujudkan visinya untuk menjadi kampus yang berdampak bagi masyarakat luas. Komitmen tersebut salah satunya ditunjukkan melalui kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) yang menghadirkan Dr (HC) Ir Tri Rismaharini MT sebagai pemateri utama di Gedung Olah Raga (GOR) Pertamina ITS, Senin (3/8/2026).
Menteri Sosial RI periode 2020-2024 tersebut menjadi salah satu pembicara dalam ITS Camp yang menjadi rangkaian PKKMB yang bertajuk Kehidupan Berbangsa, Bernegara, Jati Diri Bangsa, dan Pembinaan Kesadaran Bela Negara. Melalui perjalanan panjangnya saat memimpin Kota Surabaya, Risma mengajak mahasiswa baru ITS menjadi generasi yang tangguh dan mampu menjawab persoalan bangsa.
“Saya ingin menegaskan pentingnya mental pejuang, integritas, dan kolaborasi untuk menghadapi tantangan global,” tekan Risma.
Menurut Wali Kota Surabaya periode 2010-2020 ini, perjuangan tersebut dapat dimulai melalui pemanfaatan kesempatan belajar dengan penuh rasa tanggung jawab. Risma menilai bahwa menempuh pendidikan di ITS merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan melalui karya dan pengabdian yang berarti untuk masyarakat.
“Kesempatan ini harus dibalas dengan kerja keras dan karya nyata, seperti yang selama ini telah ITS berikan melalui inovasi dosen dan mahasiswanya,” tutur alumnus Arsitektur ITS tersebut.
Pemimpin perempuan pertama di Kota Surabaya itu pun turut membagikan pengalamannya dalam membangun kota melalui berbagai inovasi. Ia menyampaikan bahwa seluruh langkah perubahan yang diambilnya tidak hanya lahir dari kerja keras, namun juga keberanian mengambil risiko serta semangat pantang menyerah.
Peraih gelar Doctor Honoris Causa (HC) dari ITS tersebut juga menyebut bahwa keterlibatan para ahli serta inovator ITS menjadi penyokong keberhasilan setiap programnya.
“Sebab, negara ini harus percaya pada kemampuan sumber dayanya, dan tidak bergantung pada pihak lain,” tegas Risma.

Semangat tersebut selaras dengan pesan yang disampaikan oleh Rektor ITS Prof Dr (HC) Ir Bambang Pramujati ST MScEng PhD saat membuka PKKMB Tahun Akademik 2026/2027 itu. Menurutnya, tahapan baru ini menjadi langkah awal ITS dalam membentuk generasi unggul yang siap berkarya bagi Indonesia.
Guru Besar Departemen Teknik Mesin ITS tersebut menyampaikan bahwa ITS tidak hanya membentuk lulusan yang unggul dalam ilmu pengetahuan dan teknologi. Kampus Pahlawan ini juga terus berupaya menanamkan integritas, kepedulian sosial, dan keberanian menghadirkan solusi bagi masyarakat.
“ITS mencetak lulusan yang cerdas sekaligus peduli terhadap persoalan bangsa, selaras dengan visi institusi sebagai kampus yang berdampak,” tuturnya bangga.
Lebih jauh, Bambang menjelaskan bahwa tantangan masa depan membutuhkan lulusan yang adaptif dan berdaya saing global. Kemampuan teknis saja tidak lagi cukup menghadapi perubahan yang semakin cepat. Mahasiswa juga harus memiliki empati, kreativitas, dan keberanian mengambil keputusan.
Melalui serangkaian kegiatan ITS Camp dalam PKKMB ini, mahasiswa baru diperkenalkan pada budaya akademik, nilai luhur institusi, dan kehidupan kampus. Mahasiswa didorong untuk membangun jejaring, aktif berorganisasi, serta mengembangkan potensi di berbagai bidang. Rektor berharap pengalaman tersebut menjadi bekal menghadapi dunia profesional dan kehidupan bermasyarakat.
“Jadikan masa kuliah sebagai waktu terbaik untuk bertumbuh dan mengabdi kepada bangsa,” pungkas Bambang di hadapan ribuan mahasiswa baru ITS.
Sebagai informasi, sebanyak 7.060 mahasiswa baru ITS Tahun Akademik 2026/2027 mengikuti rangkaian ITS Camp yang berlangsung secara paralel di tiga lokasi yang berbeda di lingkungan kampus ITS. Kegiatan tersebut terbagi dalam tiga gelombang yang berlangsung pada 3-5 Agustus 2026.
Hal tersebut demi memastikan seluruh peserta memperoleh pengalaman pembelajaran yang optimal. Setiap gelombang mengikuti sesi materi dalam ruangan di GOR Pertamina ITS, kegiatan luar ruangan dilaksanakan di sekitar lingkungan kampus, kegiatan wawasan spiritual di Masjid Manarul Ilmi ITS, serta pembelajaran mandiri melalui Massive Open Online Course (MOOC).
Gelombang pertama diikuti oleh 2.225 mahasiswa dari Fakultas Teknik Sipil, Perencanaan, dan Kebumian (FTSPK) sebanyak 895 mahasiswa; Fakultas Sains dan Analitika Data (FSAD) sebanyak 1160 mahasiswa; serta Fakultas Kedokteran dan Kesehatan (FKK) sebanyak 170 mahasiswa. Selanjutnya, gelombang kedua yang akan berlangsung pada Selasa (4/8) diikuti sebanyak 2.405 mahasiswa yang berasal dari Fakultas Vokasi (FV) sebanyak 1.020 mahasiswa, Fakultas Teknologi Kelautan (FTK) sebanyak 625 mahasiswa, dan Fakultas Desain Kreatif dan Bisnis Digital (FDKB) sebanyak 760 mahasiswa.
Kemudian pada gelombang ketiga, Rabu (5/8), akan diikuti 2.430 mahasiswa terdiri atas 1.130 mahasiswa Fakultas Teknologi Industri dan Rekayasa Sistem (FTIRS) serta 1.300 mahasiswa Fakultas Teknologi Elektro dan Informatika Cerdas (FTE-IC).
Pembagian tersebut dirancang agar seluruh mahasiswa baru dapat mengikuti setiap rangkaian ITS Camp secara efektif sekaligus memperkuat pembentukan karakter, wawasan kebangsaan, spiritualitas, dan kesiapan menghadapi kehidupan akademik di ITS.
Selain Tri Rismaharini, kegiatan PKKMB pada hari kedua dan ketiga juga akan menghadirkan tokoh publik lainnya. Dua di antaranya adalah Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak pada hari kedua, dan Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Diktisaintek) RI Prof Stella Christie PhD yang direncanakan hadir mengisi acara pada hari ketiga.
Melalui komitmen dan semangat yang digelorakan oleh ITS dalam menyambut mahasiswa baru tahun 2026 ini merupakan bagian dari upaya Kampus Pahlawan ini dalam mewujudkan cita-cita Sustainable Development Goals (SDGs). Terutama SDGs poin ke-4, yakni menciptakan Pendidikan yang Berkualitas untuk bangsa. (*)
Editor : M Fakhrurrozi



















