Menu
Pencarian


Cegah Penularan HIV pada Remaja, Dinas Dikbud Sidoarjo Sosialisasi ke Ratusan Tenaga Pendidik SMP Negeri dan Swasta di Sidoarjo

Portaljtv.com - Kamis, 30 Juli 2026 22:53
Cegah Penularan HIV pada Remaja, Dinas Dikbud Sidoarjo Sosialisasi ke Ratusan Tenaga Pendidik SMP Negeri dan Swasta di Sidoarjo
Cegah Penularan HIV pada Remaja, Dinas Dikbud Sidoarjo Sosialisasi ke Ratusan Tenaga Pendidik SMP Negeri dan Swasta di Sidoarjo pada Kamis (30/7/2026) di Aula SMPN 4 Sidoarjo.

SIDOARJO - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo bergerak cepat membendung potensi penularan HIV/AIDS di kalangan pelajar. Langkah nyata tersebut diwujudkan melalui sosialisasi pencegahan HIV yang menyasar seluruh Kepala Sekolah dan pembina UKS tingkat SMP Negeri dan SMP Swasta serta para pendamping.

Bertema "Sosialisasi Pencegahan dan Penanggulangan HIV di Kalangan Usia Remaja Dinas Dikbud Kabupaten Sidoarjo". Kegiatan yang melibatkan hampir 450 tenaga pendidik ini, digelar pada Kamis (30/7/2026), di Aula SMPN 4 Sidoarjo.

Kabid Mutu Pendidikan Dinas Dikbud Sidoarjo Dr. Lilik Sulistyowati, M.Pd sampaikan melalui kegiatan sosialisasi bertajuk Pencegahan dan Penanggulangan HIV di Kalangan Remaja. Dinas Dikbud Kabupaten Sidoarjo ingin memberikan pemahaman yang tepat serta meluruskan berbagai mitos dan stigma keliru seputar penularan HIV/AIDS di lingkungan sekolah.

Kegiatan yang ditujukan bagi kepala sekolah dan Tim Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) tingkat SMP Negeri maupun Swasta se-Kabupaten Sidoarjo ini digelar secara hybrid (luring dan daring).

Baca Juga :   Viral Siswi SD di Sidoarjo Nyaris Jadi Korban Kejahatan Emak-emak, Nopol Motor Pelaku Terdeteksi

"Total peserta kegiatan hari ini untuk luring sekitar 225 peserta, dan secara daring juga sekitar 225 peserta. Jadi total keseluruhan, baik luring maupun daring, sekitar 450 peserta yang terdiri dari perwakilan SMP Negeri dan Swasta se-Kabupaten Sidoarjo," ujar Dr. Lilik Sulistyowati, M.Pd, Kabid Mutu Pendidikan Dinas Dikbud Sidoarjo.

Luruskan Stigma dan Mencegah Diskriminasi

Baca Juga :   18 Kali Beraksi di Sidoarjo, Komplotan Begal Motor Diringkus, Otak Pelaku Ditembak

Sosialisasi ini dipandang penting karena maraknya simpang siur informasi mengenai penularan HIV yang kerap memicu kepanikan di masyarakat, khususnya lingkungan satuan pendidikan.

Melalui kegiatan ini, para pendidik dan pengelola UKS diharapkan dapat memahami secara ilmiah apa itu HIV, bagaimana jalur penularannya, hingga langkah-langkah pencegahan serta penanggulangannya yang tepat di sekolah.

"Poin utamanya adalah memberikan pemahaman dan informasi yang benar terkait apa itu HIV, bagaimana bentuk penularannya, serta pencegahan dan penanggulangannya di satuan pendidikan. Sehingga tidak ada lagi informasi-informasi yang kurang benar," tegasnya.

Baca Juga :   Ribuan Paket Sembako Murah di Sidoarjo Ludes Diserbu Warga, Dekopinda Sidoarjo Targetkan 1.000 Koperasi Aktif Hingga 2027

Dr. Lilik Sulistyowati, M.Pd, Kabid Mutu Pendidikan Dinas Dikbud Sidoarjo menambahkan, pemahaman yang komprehensif ini sangat penting untuk mencegah terjadinya perlakuan diskriminatif terhadap anak maupun warga sekolah yang mengidap HIV.

"Dengan sosialisasi ini, kepala sekolah dan Tim UKS bisa tahu HIV itu seperti apa dan penularannya bagaimana. Karena selama ini banyak informasi kurang benar yang beredar, sehingga jika ada anak atau siapapun yang terkena HIV justru mendapat diskriminasi atau dikucilkan. Padahal tidak harus seperti itu," ucap Dr. Lilik Sulistyowati, M.Pd.

Baca Juga :   Pabrik Pengolahan Tulang di Kalijaten Taman Sidoarjo Terbakar, Asap Hitam Pekat hingga 1 Km

Dengan adanya sosialisasi ini, Dinas dikbud Sidoarjo berharap satuan pendidikan dapat menciptakan lingkungan belajar yang ramah, aman, serta edukatif bagi seluruh siswa tanpa adanya stigma negatif.

"Berikutnya nanti kami juga dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo akan mengadakan kegiatan yang sama, sosialisasi penanggulangan dan pencegahan HIV untuk sekolah dasar keseluruhan, baik negeri maupun swasta," ungkapnya.

Guna memaksimalkan dampak sosialisasi, Dinas Dikbud Sidoarjo juga menjalin kolaborasi lintas sektor bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sidoarjo.

Baca Juga :   Delta Crisis Center (DCC) Dampingi 5.107 ODHA di Sidoarjo sejak 2008, Kelompok LSL Mendominasi

Kolaborasi ini melengkapi aspek pencegahan dari dua sisi utama, Dinkes Sidoarjo, memberikan edukasi medis mengenai bahaya HIV dan teknik pencegahannya. Sementara MUI Sidoarjo, menanamkan penguatan benteng moral serta nilai-nilai agama untuk membentengi remaja dari perilaku berisiko.

Editor : Bagoes Ri






Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.