Menu
Pencarian


Pemanfaatan Limbah Melalui JELITA, KKN-BBK 8 UNAIR Buka Peluang Warga Desa Kiyonten

Portaljtv.com - Selasa, 4 Agustus 2026 08:35
Pemanfaatan Limbah Melalui JELITA, KKN-BBK 8 UNAIR Buka Peluang Warga Desa Kiyonten
Edukasi Pengolahan Minyak Jelantah untuk Mendukung Lingkungan Berkelanjutan. (Foto: Istimewa)

NGAWI - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Belajar Bersama Komunitas (KKN-BBK) ke-8 Universitas Airlangga di Desa Kiyonten, Kecamatan Kasreman, Kabupaten Ngawi, menggelar kegiatan sosialisasi dan pelatihan JELITA atau Jelantah Lilin Aromaterapi pada Senin (27/7/2026) malam. Kegiatan yang berlangsung pukul 20.00 WIB di kediaman Pak Sugeng (52) setempat ini menyasar 25 anggota Karang Taruna “Garuda Muda” yang merupakan perwakilan dari enam dusun di Desa Kiyonten.

Kegiatan JELITA merupakan bagian dari program kerja KKN-BBK 8 UNAIR yang mengusung tema berbasis Sustainable Development Goals (SDGs). Program ini dirancang untuk memberikan edukasi kepada generasi muda desa mengenai pengelolaan limbah rumah tangga, khususnya minyak jelantah, yang selama ini sering dibuang sembarangan dan mencemari lingkungan. Melalui pelatihan ini, para peserta diajak untuk mengolah limbah minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi yang ramah lingkungan dan memiliki nilai ekonomi.

Acara dibuka dengan sambutan dari Ketua Karang Taruna “Garuda Muda” yang menyampaikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa KKN dalam menghadirkan program yang bermanfaat bagi pemuda desa. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Kelompok KKN-BBK 8 Desa Kiyonten, Rico Juan, yang menjelaskan latar belakang dan tujuan dari program JELITA.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan sesi pre test untuk mengukur pemahaman awal peserta mengenai bahaya pembuangan minyak jelantah sembarangan serta pemanfaatannya. Selanjutnya, tim KKN menyampaikan materi sosialisasi mengenai dampak negatif minyak jelantah terhadap lingkungan dan kesehatan, serta potensi ekonominya jika diolah menjadi produk bernilai guna.

Baca Juga :   KKN-BBK 8 UNAIR Gelar DIGIPASAR, Bekali warga Digitalisasi Usaha

Memasuki sesi inti, mahasiswa melakukan sosialisasi pembuatan lilin aromaterapi dari minyak jelantah. Para peserta diberikan penjelasan lengkap mengenai alat dan bahan yang digunakan, tahapan pembuatan mulai dari penyaringan minyak jelantah, pencampuran dengan stearic acid dan pewarna, penambahan essential oil, hingga proses pencetakan lilin. Beberapa contoh produk lilin aromaterapi yang telah jadi juga diperkenalkan sebagai gambaran hasil akhir yang dapat dicapai.

Pak Rusmin (48) sebagai ketua karang taruna “Garuda Muda”, turut memberikan pendapatnya mengenai program ini.

Baca Juga :   Dramaturgi XXI Unair Pentaskan 'Sidang Susila' di Balai Pemuda

“Saya berharap semoga kegiatan yang diberikan oleh adik-adik KKN Universitas Airlangga ini dapat bermanfaat bagi seluruh anggota Karang Taruna “Garuda Muda” dan masyarakat Desa Kiyonten. Saya berharap ilmu yang diperoleh malam ini tidak berhenti sampai di sini, tetapi dapat terus dipraktekkan dan dikembangkan menjadi kegiatan produktif yang bernilai guna.” ujarnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi post test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta setelah mengikuti seluruh rangkaian pelatihan. Acara kemudian ditutup dengan sesi tanya jawab antara peserta karang taruna “Garuda Muda” dengan mahasiswa KKN BBK-8 Universitas Airlangga, serta ditutup dengan dokumentasi bersama.

Kegiatan JELITA sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-4 tentang Pendidikan Berkualitas (Quality Education), melalui transfer pengetahuan dan keterampilan kepada masyarakat desa. Selain itu, program ini juga mendukung SDGs poin ke-12 tentang Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab (Responsible Consumption and Production), dengan mengedukasi masyarakat untuk mengelola limbah secara bijak dan mengubahnya menjadi produk yang bernilai ekonomi.

Baca Juga :   Kontingen Jatim Siap Menuju Peksiminas Lewat Peksimida 2026

Melalui kegiatan JELITA, mahasiswa KKN-BBK 8 UNAIR berharap dapat memberikan kontribusi nyata bagi Desa Kiyonten, khususnya dalam membangun kesadaran lingkungan sekaligus membuka peluang ekonomi kreatif bagi pemuda Karang Taruna “Garuda Muda” di enam dusun setempat. (Tim KKN-BBK 8 Universitas Airlangga, Desa Kiyonten, Kabupaten Ngawi)

Editor : Iwan Iwe






Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.