SURABAYA - Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Karate Untag Surabaya kembali menorehkan prestasi dengan meraih 3 medali emas dan 8 medali perak dalam ajang Rektor Cup UIN Walisongo 11th Karate Nasional Championship 2026.
Kejuaraan yang digelar di Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang, Jawa Tengah, pada 11 Juli 2026 tersebut diikuti atlet dari berbagai sekolah, dojo, klub, hingga perguruan tinggi di Indonesia. Pada kategori mahasiswa, sejumlah universitas turut ambil bagian, di antaranya UIN Walisongo Semarang, Universitas Negeri Semarang (UNNES), Universitas Diponegoro (UNDIP), Universitas Brawijaya (UB), Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), serta berbagai perguruan tinggi lainnya.
Salah satu peraih medali emas, Cici Kurnia Nur Cholifah, mahasiswa Program Studi Manajemen angkatan 2023, mengatakan persaingan dalam kejuaraan berlangsung ketat karena para atlet datang dengan kemampuan terbaiknya.
“Pertandingan berlangsung cukup ketat karena seluruh peserta memiliki kemampuan yang sangat baik. Sebelum bertanding saya mempersiapkan diri melalui latihan rutin, menjaga kondisi fisik, dan mempersiapkan mental agar tetap fokus. Alhamdulillah, berkat kerja keras, doa, serta dukungan dari pelatih dan rekan satu tim, saya mampu tampil maksimal hingga berhasil meraih medali emas,” ujarnya (30/7/2026).
Persiapan menuju kejuaraan dilakukan secara intensif, mulai dari meningkatkan latihan teknik dan fisik hingga menjaga pola makan, waktu istirahat, serta kesiapan mental. Bagi Cici, dukungan rekan satu tim juga menjadi salah satu faktor penting yang membantunya meraih prestasi.
“Peran teman-teman satu tim sangat penting. Mereka selalu memberikan semangat, saling mendukung saat latihan maupun ketika bertanding, serta membantu memberikan evaluasi setelah pertandingan. Dukungan tersebut membuat saya lebih percaya diri dan termotivasi untuk memberikan penampilan terbaik,” katanya.
Sementara itu, mahasiswa Program Studi Psikologi angkatan 2025, Muhamad Aghisna Romadhoni, berhasil membawa pulang tiga medali perak. Ia menjelaskan, seluruh atlet menjalani proses seleksi dan latihan intensif sebelum bertolak ke Semarang.
"Dari sisi fisik, kami fokus meningkatkan daya tahan, kekuatan, kecepatan, dan kelincahan. Dari sisi teknik, kami memperbanyak latihan kumite dan simulasi pertandingan agar lebih siap menghadapi berbagai tipe lawan. Sementara dari sisi mental, pelatih selalu memberikan motivasi agar kami tetap percaya diri, fokus, dan tidak mudah tertekan ketika bertanding," jelasnya.
Bagi Aghis, perjalanan hingga babak final menjadi pengalaman yang tidak terlupakan. Persaingan sengit di setiap pertandingan memberikan pelajaran berharga. Meski belum berhasil meraih medali emas, ia bersyukur dapat menyumbangkan tiga medali perak bagi Untag Surabaya.
“Momen yang paling berkesan adalah ketika berhasil lolos ke babak final. Pertandingan berlangsung sangat ketat karena kedua atlet sama-sama ingin menjadi juara. Walaupun akhirnya saya meraih medali perak, pengalaman bertanding di final memberikan pelajaran yang sangat berharga dan menjadi motivasi untuk terus berkembang,” tuturnya.
Prestasi tersebut diraih melalui kerja keras para atlet yang tampil di berbagai nomor pertandingan. Adapun daftar peraih medali kontingen karate Untag Surabaya adalah sebagai berikut:
Muhamad Aghisna Romadhoni (Program Studi Psikologi) meraih tiga medali perak, yaitu Kata Beregu Mahasiswa Putra, Kata Perorangan Mahasiswa Putra, dan Kumite -60 Kg Mahasiswa Putra.
Dewi Purnani Kurniafa (Program Studi Psikologi) meraih medali emas pada nomor Kata Perorangan Mahasiswa Putri.
Cici Kurnia Nur Cholifah (Program Studi Manajemen) meraih medali emas pada nomor Kumite 58+ Kg Mahasiswa Putri serta medali perak pada nomor Kata Perorangan Mahasiswa Putri.
Excel Eka Alfian (Program Studi Manajemen) meraih dua medali perak pada nomor Kata Beregu Mahasiswa Putra dan Kumite 85+ Kg Mahasiswa Putra.
Fajar Nurfi Amanila (Program Studi Ilmu Hukum) meraih medali emas pada nomor Kumite -67 Kg Mahasiswa Putra serta medali perak pada nomor Kata Beregu Mahasiswa Putra.
Davin Ariel Susanto (Program Studi Teknik Sipil) meraih medali perak pada nomor Kumite -75 Kg Mahasiswa Putra.
Prestasi tersebut menjadi bukti konsistensi mahasiswa Untag Surabaya dalam mengembangkan kemampuan di bidang olahraga sekaligus mengharumkan nama universitas di tingkat Nasional. Ke depan, para atlet berharap dapat terus meningkatkan kemampuan, mengikuti kejuaraan dengan level yang lebih tinggi, serta mempersembahkan lebih banyak prestasi bagi Untag Surabaya. (*)
Editor : M Fakhrurrozi



















