SIDOARJO - Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai, melakukan inspeksi mendadak (sidak) di tiga Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) di Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Selasa (28/7/2026) siang. Sidak ini digelar guna memastikan kesiapan penuh fasilitas penunjang Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Tingkat Nasional 2026 yang digelar secara dalam jaringan (daring).
Adapun tiga sekolah yang menjadi pusat pelaksanaan LKS Nasional daring tersebut adalah SMKN 1 Buduran, SMKN 2 Buduran, dan SMKN 3 Buduran. Pemantauan ini dilakukan secara mendalam untuk menjamin seluruh rangkaian kompetensi berjalan mulus, baik dari aspek teknis infrastruktur digital maupun kesiapan mental para peserta.
Dalam kunjungannya, Aries Agung Paewai menegaskan bahwa Jawa Timur mengusung misi besar pada ajang tahun ini. Kontingen Jatim dipatok target tinggi untuk membawa pulang gelar Juara Umum, sekaligus melanjutkan dominasi emas atau hattrick juara umum yang telah diraih secara beruntun pada periode 2023 hingga 2025.
"Kita ingin memastikan seluruh rangkaian lomba, baik yang berlangsung secara daring maupun luring, berjalan optimal tanpa kendala teknis sedikit pun. Kontingen Jatim tahun ini membidik target 20 medali emas demi mempertahankan gelar Juara Umum LKS Nasional 2026," tegas Aries Agung Paewai di sela-sela peninjauannya.
Antisipasi Gangguan Listrik: SMKN 1 Buduran Siagakan Genset Penuh
Sementara itu, Kepala Sekolah SMKN 1 Buduran, Agustina, menjelaskan bahwa sekolahnya dipercaya menjadi salah satu sekolah yang mempertandingkan 7 bidang lomba LKS Nasional kategori daring. Ketujuh bidang tersebut meliputi Fashion Technology, Hotel Reception, 3D Game Art, Health and Social Care, Beauty Therapy, Hairdressing, hingga Farmasi.
Demi menjaga stabilitas jalannya kompetensi dari risiko pemadaman daya, pihak sekolah telah menyiapkan langkah preventif yang sangat ketat.
"Sebagai langkah antisipasi gangguan daya listrik, kami memutuskan untuk mengoperasikan genset secara penuh (full) sejak menit pertama lomba dimulai. Kami tidak ingin ada kendala sekecil apa pun yang mengganggu konsentrasi anak-anak," ujar Agustina.
SMKN 2 Buduran Gelar 6 Bidang Lomba di Sektor IT
Sementara itu, dikonfirmasi terpisah saat kunjungan Kepala Dinas Pendidikan Jatim di SMK Negeri 2 Buduran Sidoarjo. Abdul Majid Hariadi, Kepsek SMKN 2 Buduran tegaskan kesiapannya beserta seluruh civitas akademika dalam mengemban amanah nasional ini. Total ada 6 bidang lomba sektor TI di tingkat nasional untuk kontingen Jawa Timur yang di pertandingkan di sekolahnya.
"Di SMKN 2 Buduran. Keenam bidang lomba teknologi tinggi yang dipusatkan di SMKN 2 Buduran meliputi, IT Software Solutions for Business, Cyber Security, Graphic Design Technology, Cloud Computing, IT Network System Administration, dan Web Technologies," ucap Abdul Majid Hariadi, Kepsek SMKN 2 Buduran.
Peta Kekuatan Kontingen Jatim di LKS Nasional 2026
Pada LKS Nasional 2026 yang dijadwalkan berlangsung mulai tanggal 29 Juli hingga 1 Agustus 2026 ini, Jawa Timur menerjunkan sebanyak 45 siswa terbaik. Mereka merupakan perwakilan pilihan dari 29 SMK negeri dan swasta yang tersebar di seluruh wilayah Jawa Timur.
Secara total, terdapat 38 bidang kompetensi yang dipertandingkan dalam ajang bergengsi ini. Skema perlombaan dibagi secara adil, yakni 19 bidang dihelat secara daring dan 19 bidang lainnya dilaksanakan secara luring. Menariknya, dari lini luring terdapat satu bidang eksibisi teknologi mutakhir, yaitu Artificial Intelligence (AI).
Distribusi 45 kontingen Jatim dipetakan secara strategis: sebanyak 21 peserta mengikuti kompetensi berbasis daring di 3 SMKN kawasan Buduran Sidoarjo. Sedangkan 24 peserta lainnya diberangkatkan untuk bertanding secara luring, di antaranya mengambil tempat di PPSDM Kemendikdasmen Depok serta beberapa SMK rujukan di Jakarta.
Dengan persiapan matang dan target 10 medali emas dari sektor daring serta 10 medali emas dari sektor luring, kontingen Jawa Timur optimistis rekam jejak sebagai Juara Umum LKS Nasional di tahun 2026 ini dapat tetap direngkuh.
Editor : Bagoes Ri



















