Bentrokan panas akan terrsaji ketika Inggris menantang sang juara bertahan, Argentina, di semifinal Piala Dunia 2026. Atlanta Stadium menjadi arena duel kedua tim pada Kamis (16/7/2026) pukul 02.00 WIB.
Kendati berbeda benua, rivalitas kedua negara berjalan panjang di sepak bola. Faktor geopolitik pada masa lampau membuat pertemuan Inggris dan Argentina di atas lapangan selalu berjalan keras.
Setelah 21 tahun sejak terakhir kali bentrok, Inggris dan Argentina akan berhadapan. Kali ini, keduanya berebut tiket terakhir ke final untuk menantang Spanyol yang sudah menunggu di partai puncak.
Produktivitas Argentina menjadi kekuatan utama
Baca Juga : Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026: Laga Klasik Prancis vs Spanyol, Inggris Hadapi Juara Bertahan Argentina
Argentina punya senjata utama dengan tajamnya lini serangan. Lionel Messi menjadi mesin gol dengan delapan kali menggetarkan jala gawang. Secara kolektif, Argentina menjadi tim tertajam dengan 17 gol.
Melihat performa sejak fase grup, Argentina memang punya jalan yang mulus. Setelah menang 3-0 atas Austria, Argentina mengalahkan Aljazair dua gol. Argentina lalu menang 3-1 atas Yordania.
Meski selalu menang, Argentina menunjukkan performa berbeda ketika fase gugur. Bisa dibilang, Argentina masih kesulitan mendominasi permainan ketika menghadapi tim-tim di bawahnya.
Baca Juga : Argentina Bungkam Swiss 3-1 Lewat Extra Time, La Albiceleste Lolos ke Semifinal Piala Dunia 2026
Hasil kemenangan 3-2 atas Tanjung Verde menjadi bukti. Butuh 120 menit bagi pasukan Lionel Scaloni untuk mendepak sang debutan. Begitu pun dengan kemenangan comeback Mesir dengan skor 3-2.
Argentina juga susah payah mengalahkan Swiss dengan skor serupa. Meski menunjukkan mentalitasnya untuk menang, Argentina bisa kewalahan meladeni permainan Inggris jika tidak membenahi hal tersebut.
Dengan kondisi tersebut, Argentina akan mengandalkan kreativitas pemainnya untuk membongkar solidnya pertahanan Inggris. Cairnya permainan menjadi kunci Argentina untuk bisa menang.
Baca Juga : Hasil Piala Dunia 2026: Menang Dramatis! 2 Gol Extra Time ke Gawang Swiss Bawa Argentina ke Semifinal
Inggris mengandalkan kolektivitas tim untuk menang
Inggris akan bertumpu kepada ketajaman Harry Kane dan kreativitas Jude Bellingham. Kedua pemain ini merupakan tumpuan utama tim dengan sama-sama telah menghasilkan enam gol di Piala Dunia 2026.
Selain keduanya, Inggris juga punya sisi sayap yang lincah. Anthony Gordon dan Bukayo Saka siap diandalkan. Begitu pun dengan Marcus Rashford dan Eberechi Eze yang siap dipercaya jika dibutuhkan.
Baca Juga : Preview Argentina vs Swiss di Piala Dunia 2026: Tantangan Berat La Nati Hadapi Sang Juara Bertahan
Menilik kiprah sepanjang turnamen, Inggris juga tidak berbeda dengan Argentina. Skuad asuhan Thomas Tuchel cukup kesulitan untuk melaju hingga ke semifinal. Namun, mentalitas mereka berbicara.
Inggris menunjukkan bahwa mereka layak menjadi kandidat juara. Dengan pengalaman lolos ke final Euro dalam dua edisi beruntun, bekal ini bakal dibawa The Three Lions untuk mendepak sang juara bertahan.
Head to head Inggris vs Argentina
Baca Juga : Jadwal Perempat Final Piala Dunia 2026: Duel Klasik Spanyol Kontra Belgia, Norwegia Tantang Inggris
Inggris dan Argentina sudah bertemu sebanyak 14 kali. Inggris cukup dominan dengan 6 kali mencatatkan kemenangan, sedangkan Argentina baru 3 kali. Sementara, lima laga lainnya berakhir sama kuat.
Di Piala Dunia, kedua negara bentrok lima kali. Terakhir, Inggris mampu mengalahkan Argentina 1-0 di Piala Dunia 2002. Terlepas dari pertemuan terakhir, kedua tim sejatinya punya rivalitas panjang.
Banyak momen bersejarah tercipta dalam pertarungan kedua tim. Sebut saja seperti di Piala Dunia 1966. Duel kedua tim berlangsung intens sehingga memicu lahirnya aturan kartu kuning dan merah.
Di Piala Dunia 1986, kisah magis melekat kepada Diego Maradona. Gol Tangan Tuhan yang tersohor tersebut dilengkapi dengan gol terbaik abad ke-20 membawa Argentina menang 2-1 atas Inggris.
Kini, konsidisi kedua tim sudah berbeda jauh. Inggris meski ditangani Thomas Tuchel sebagai pelatih anyar, komposisi pemain mereka tidak banyak berubah dalam sedekade terakhir.
Sementara, Argentina yang dipimpin Lionel Messi mengusung misi kembali ke final Piala Dunia demi mempertahankan gelar juara. Dengan skuad yang seimbang, duel kedua tim diprediksi intens.
Editor : Khasan Rochmad



















