SURABAYA - Sebanyak 73 atlet dari berbagai cabang olahraga di Jawa Timur mengikuti tes fisik yang digelar di Gedung KONI Jawa Timur. Tes fisik ini dilaksanakan secara bertahap sejak Rabu (4/2/2026) sebagai langkah awal persiapan menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) Beladiri 2026 di Manado.
Para atlet yang terlibat berasal dari delapan cabang olahraga yang akan dipertandingkan, di antaranya 27 atlet kabaddi, 12 atlet kickboxing, 24 atlet muaythai, 12 atlet hapkido, 32 atlet IBCA MMA, serta 5 atlet kurash.
Ukur Performa dan Rekomendasi Puslatda
Pelatih Kickboxing Jawa Timur, Arshaq Woo, menjelaskan bahwa tes fisik ini merupakan tindak lanjut dari rekomendasi KONI Jawa Timur. Tujuannya adalah memastikan kesiapan atlet sebelum berlaga di Manado pada Juni mendatang.
Baca Juga : Kejuaraan Kick Boxing di Kabupaten Kediri Diikuti Ratusan Atlet
Para atlet menjalani 14 macam jenis tes untuk mengukur kondisi fisik dan performa mereka. Hasil tes ini nantinya akan menjadi bahan rekomendasi untuk perekrutan atlet ke dalam Pusat Latihan Daerah (Puslatda) Jawa Timur.
“Hari ini kami memenuhi undangan KONI Jatim untuk tes fisik persiapan PON Beladiri. Prioritas awal adalah para peraih medali emas Kejurnas. Saat ini, baru ada dua nama yang mendapatkan rekomendasi resmi. Namun, kami juga mencoba mengetes atlet untuk kelas-kelas yang masih kosong,” ujar Arshaq Woo.
Ia menambahkan, jika hasil tes fisik menunjukkan nilai yang baik, maka atlet tersebut berpeluang mendapatkan rekomendasi dari KONI Jatim. "Tes ini adalah pengukuran awal, keputusan akhir tetap di tangan KONI Jatim. Target kami minimal bisa mempertahankan prestasi seperti di PON Aceh kemarin, atau bahkan lebih," tegasnya.
Optimisme Cabor Kickboxing
Cabang olahraga kickboxing sendiri tercatat telah dua kali mengikuti ajang PON sejak dieksebisikan di PON Papua serta PON Aceh-Sumut. Hingga kini, tim kickboxing Jatim telah menyumbangkan dua medali emas dan empat perunggu.
Menghadapi PON Beladiri Manado pada Juni 2026, tim kickboxing Jawa Timur optimistis dapat mencapai target minimal, yakni mempertahankan raihan dua medali emas untuk mengharumkan nama Jawa Timur di kancah nasional. (Yona Salma)
Editor : Iwan Iwe



















