Media sosial membuat tren kosmetik berkembang dengan sangat cepat. Berbagai produk dengan klaim mampu memutihkan, menghilangkan jerawat, hingga membuat wajah glowing dalam waktu singkat mudah ditemukan di berbagai platform digital. Tidak sedikit masyarakat yang akhirnya tertarik mencoba produk-produk tersebut, terlebih jika memiliki banyak ulasan positif dan harga yang terjangkau.
Di tengah maraknya produk kosmetik yang beredar, masyarakat perlu lebih berhati-hati dalam memilih produk yang digunakan. Pasalnya, BPOM pekan lalu merilis daftar 11 kosmetik berbahaya yang ditemukan mengandung zat seperti asam retinoat, deksametason, hidrokinon, merkuri, pewarna merah K10, serta senyawa 1,4-dioksan.
Kandungan tersebut berpotensi menimbulkan berbagai dampak kesehatan, mulai dari iritasi kulit hingga gangguan kesehatan yang lebih serius. Temuan ini menunjukkan bahwa masyarakat perlu memiliki pengetahuan dasar untuk memilih kosmetik yang tidak hanya memberikan hasil, tetapi juga aman digunakan
Berikut beberapa tips memilih kosmetik yang aman agar terhindar dari produk berbahaya.
1. Pastikan memiliki izin edar BPOM
Sebelum membeli kosmetik, pastikan produk telah terdaftar di BPOM. Produk yang memiliki izin edar berarti telah melalui proses pengawasan dan penilaian keamanan. Masyarakat dapat mengecek nomor registrasi produk melalui situs resmi BPOM [Cek BPOM].
Jangan mudah percaya pada kemasan menarik atau label yang tampak meyakinkan. Jika produk tidak memiliki nomor registrasi yang jelas, sebaiknya hindari penggunaannya.
2. Jangan mudah tergiur hasil instan
Produk yang mengklaim dapat memutihkan kulit atau menghilangkan jerawat dalam waktu singkat perlu diwaspadai. Beberapa produk ilegal biasanya mengandung bahan berbahaya seperti merkuri atau steroid yang memang dapat memberikan efek cepat pada kulit. Namun, penggunaan bahan tersebut dalam jangka panjang dapat membahayakan kesehatan kulit maupun tubuh.
3. Perhatikan kandungan bahan
Membaca kandungan dalam produk menjadi langkah penting sebelum membeli kosmetik. Waspadai bahan berbahaya seperti merkuri, hidrokinon dosis tinggi, steroid, serta formaldehida pada beberapa produk tertentu seperti cat kuku. Kandungan tersebut dapat memicu iritasi, alergi, kerusakan kulit,
4. Utamakan membeli di toko resmi atau terpercaya
Produk kosmetik palsu masih banyak ditemukan di pasaran dengan harga yang jauh lebih murah dari produk asli. Karena itu, masyarakat disarankan membeli produk di toko resmi atau penjual terpercaya untuk menghindari produk tiruan yang belum tentu aman digunakan.
5. Perhatikan kondisi produk
Sebelum menggunakan kosmetik, periksa tanggal kedaluwarsa, kondisi kemasan, warna, serta bau produk. Produk yang sudah berubah warna, berbau menyengat, atau memiliki tekstur tidak biasa sebaiknya tidak digunakan karena dapat membahayakan kulit.
Memilih kosmetik yang aman memang menjadi tantangan tersendiri di tengah banyaknya produk dengan berbagai klaim yang beredar di pasaran. Karena itu, masyarakat perlu lebih kritis dan tidak mudah tergiur tren maupun harga murah. Keamanan produk bagi kulit dan tubuh tetap harus menjadi prioritas utama.(Luluk Listiani)
Editor : Iwan Iwe



















