Film Mortal Kombat II resmi mencatatkan pencapaian baru dalam sejarah adaptasi live-action waralaba Mortal Kombat. Sekuel yang kembali menghadirkan aktor Indonesia Joe Taslim ini menjadi film Mortal Kombat live-action dengan skor Rotten Tomatoes tertinggi sejak franchise tersebut pertama kali diangkat ke layar lebar pada 1995.
Berdasarkan data Rotten Tomatoes per Mei 2026, Mortal Kombat II memperoleh skor 65 persen dari kritikus (Tomatometer) dan 90 persen dari penonton (Popcornmeter). Angka tersebut melampaui tiga film live-action sebelumnya, yakni Mortal Kombat (1995) dengan skor 44 persen, Mortal Kombat: Annihilation (1997) dengan 4 persen, serta Mortal Kombat (2021) yang meraih 55 persen.
Respons positif terutama datang dari kalangan penggemar yang menilai film ini lebih setia pada materi sumber. Adegan pertarungan yang brutal, kemunculan berbagai karakter ikonik, serta fatality yang ditampilkan secara penuh menjadi daya tarik utama film tersebut.
Joe Taslim kembali memerankan Bi-Han, karakter yang kini tampil sebagai Noob Saibot. Kehadiran Joe Taslim kembali menjadi salah satu sorotan bagi penonton Indonesia, mengingat perannya sebagai Sub-Zero pada film sebelumnya mendapat perhatian luas.
Selain Joe Taslim, film ini juga kembali dibintangi Hiroyuki Sanada sebagai Scorpion, Ludi Lin sebagai Liu Kang, Jessica McNamee sebagai Sonya Blade, Mehcad Brooks sebagai Jax, dan Lewis Tan sebagai Cole Young.
Sejumlah nama baru turut bergabung, di antaranya Karl Urban sebagai Johnny Cage, Adeline Rudolph sebagai Kitana, Tati Gabrielle sebagai Jade, dan Martyn Ford sebagai Shao Kahn.
Disutradarai Simon McQuoid, Mortal Kombat II akhirnya menghadirkan turnamen resmi antara Earthrealm dan Outworld yang selama ini dinantikan para penggemar. Film ini juga disebut menghadirkan porsi aksi yang lebih besar serta cerita yang lebih fokus dibanding pendahulunya.
Dengan pencapaian tersebut, Mortal Kombat II dinilai menjadi salah satu adaptasi video game live-action paling sukses dalam franchise Mortal Kombat sejauh ini. (Amanda Dela)
Editor : Iwan Iwe



















