PASURUAN - Warga Dusun Talang Lor, Desa Winongan Kidul, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan, digegerkan dengan penemuan jasad seorang nenek yang tewas mengenaskan di dalam kamar rumahnya, Rabu pagi (15/7/2026).
Korban ditemukan dalam kondisi wajah bersimbah darah, sementara sejumlah perhiasan emas miliknya raib, memunculkan dugaan kuat bahwa ia menjadi sasaran perampokan disertai kekerasan.
Korban diketahui bernama Nurami (79). Jasadnya pertama kali ditemukan oleh cucunya sendiri, Siti Khoiriyah, sekitar pukul 10.30 WIB. Siti mengaku awalnya datang ke rumah sang nenek hanya untuk meminjam jarum. Mendapati pintu rumah dalam keadaan terbuka, ia pun langsung masuk menuju kamar korban tanpa curiga apa pun.
Siti sempat mengira sang nenek hanya sedang tertidur. Namun begitu didekati, wajah korban ternyata sudah dipenuhi darah. Temuan mengejutkan itu membuat Siti panik dan segera berteriak memanggil keluarga serta warga sekitar untuk memastikan kondisi korban.
Baca Juga : Menjelajahi Taman Edelweiss Wonokitri, Surga Bunga Abadi di Lereng Bromo
Kecurigaan adanya tindak kejahatan semakin menguat setelah Siti mendapati gelang dan kalung emas yang biasa dikenakan neneknya sudah tidak ada di tubuh korban.
"Mau pinjam jarum, lah kok udah tidur, tidurnya biasa aja tapi kok mukanya banyak darahnya. Terus aku keluar lagi panggil ibu di belakang, terus minta tolong sama paklek-paklek. Enggak dengar apa-apa, enggak jerit-jerit. Mbahnya habis dari sawah. Katanya gelang sama kalung emasnya enggak ada," ungkap Siti Khoiriyah.
Kecurigaan warga juga mengarah pada seorang tamu tak dikenal yang sempat datang ke rumah korban mengendarai sepeda motor Honda PCX sebelum kejadian. Tamu tersebut bahkan sempat disuguhi secangkir kopi oleh korban. Saat jasad Nurami ditemukan, gelas berisi sisa kopi yang diduga milik tamu itu masih tergeletak di atas meja ruang tamu, menjadi salah satu petunjuk penting bagi penyidik.
Baca Juga : 3 Maling Besi Panel Pabrik Bangkrut di Pasuruan Babak Belur Dihajar Massa
Jenazah korban selanjutnya dievakuasi ke RSUD Grati guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kematian. Sementara itu, tim Satreskrim Polres Pasuruan bersama Inafis telah melakukan olah tempat kejadian perkara, memasang garis polisi, dan mengumpulkan sejumlah barang bukti di lokasi.
Hingga Saat ini, polisi masih terus mendalami kasus tersebut sekaligus memburu identitas pelaku yang diduga terlibat dalam peristiwa tragis ini.
Editor : Bagoes Ri



















