SURABAYA - Mohamed Salah dipastikan akan meninggalkan Liverpool FC pada akhir musim 2025/2026. Keputusan ini menandai berakhirnya perjalanan hampir satu dekade sang bintang bersama The Reds.
"Sayangnya hari itu telah tiba. Ini adalah bagian pertama dari perpisahan saya. Saya akan meninggalkan Liverpool pada akhir musim," ujar Salah dalam pernyataan resminya, dikutip dari Reuters (25/3/2026)
"Saya tidak pernah membayangkan betapa dalamnya klub ini, kota ini, dan orang-orangnya menjadi bagian dari hidup saya," tambah pemain berusia 33 tahun tersebut.
"Liverpool bukan sekadar klub sepak bola, ini adalah gairah, sejarah, dan jiwa. Saya tidak bisa menjelaskannya dengan kata-kata kepada siapa pun yang bukan bagian dari klub ini. Kami merayakan kemenangan, meraih trofi-trofi paling penting, dan berjuang bersama melewati masa-masa tersulit dalam hidup kami.”
Baca Juga : Hasil Liga Champions: Barcelona Bantai Newcastle United, Liverpool Sukses Comeback atas Galatasaray
Keputusan hengkang ini diduga terkait dinamika yang terjadi sepanjang musim. Penurunan performa membuat Salah sempat dicadangkan dalam beberapa laga penting, termasuk di kompetisi Liga Champions UEFA.
Situasi tersebut semakin memanas setelah terjadi perselisihan terbuka dengan pelatih Liverpool, Arne Slot. Pada awal Desember 2025, usai tiga kali berturut-turut tidak dimainkan, Salah menuding klub mencampakkannya dan mengisyaratkan hubungan dengan sang pelatih telah memburuk.
Dalam periode itu, ia juga dikaitkan dengan tawaran besar dari klub-klub Arab Saudi. Meski Slot berusaha meredam isu tersebut, insiden itu menunjukkan hubungan yang merenggang. Apalagi Salah yang selama ini menjadi ikon di Anfield sempat kehilangan posisi utama.
Namun, performa Salah sempat membaik jelang akhir musim. Ia mencetak gol spektakuler saat Liverpool menang 4-0 atas Galatasaray di babak 16 besar Liga Champions. Gol itu sekaligus menjadi gol ke-50-nya di kompetisi tersebut.
Selama membela Liverpool sejak 2017, Salah menjelma sebagai salah satu pemain paling berpengaruh dalam sejarah klub. Ia mencatat 255 gol dalam 435 penampilannya bersama The Reds di semua kompetisi. Catatan itu membuanya menjadi salah satu top skor sepanjang masa Liverpool.
Bersama Liverpool, Salah meraih sejumlah gelar bergengsi, di antaranya trofi Liga Inggris, Liga Champions UEFA, Piala FA, Piala Liga Inggris, hingga Piala Dunia Antarklub. Ia juga beberapa kali menyabet gelar top skor Liga Inggris.
Baca Juga : Hasil Liga Champions: Real Madrid Permalukan Manchester City, Sporting CP Comeback atas Bodo/Glimt
Kepergian Mohamed Salah setelah sembilan tahun bersama diprediksi akan meninggalkan lubang besar di lini serang Liverpool, mengingat perannya sebagai motor utama tim dalam beberapa musim terakhir. Dengan rekam jejak dan kontribusinya, Salah akan dikenang sebagai salah satu legenda terbesar yang pernah mengenakan seragam The Reds.
Hingga kini, belum ada pengumuman resmi dimana Salah akan melanjutkan karirnya. (*)
Editor : A. Ramadhan



















