NGAWI - Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di ruas Tol Solo–Ngawi KM 566-A, tepatnya di wilayah Desa Bangunrejo Kidul, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Senin pagi. Sebuah minibus menabrak bagian belakang truk trailer hingga mengakibatkan satu penumpang meninggal dunia dan tiga lainnya mengalami luka-luka.
Berdasarkan informasi di lokasi kejadian, minibus bernomor polisi L 1865 AV menabrak bagian belakang truk trailer bernomor polisi L 8826 VU. Benturan keras membuat bagian depan kiri minibus ringsek parah hingga menempel pada bak belakang truk.
Petugas Jasa Marga bersama personel kepolisian segera melakukan proses evakuasi terhadap para korban. Seorang penumpang yang terjepit di dalam kabin berhasil dievakuasi, namun korban telah meninggal dunia di lokasi kejadian.
Korban meninggal diketahui bernama Imam Rojali (31), warga Blimbingsari, Kabupaten Banyuwangi. Korban mengalami luka berat pada bagian kepala. Sementara tiga penumpang lainnya mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke RSUD Widodo Ngawi untuk mendapatkan perawatan medis.
Salah seorang penumpang minibus, Reza, mengatakan saat kejadian dirinya berada di bangku paling belakang. Menurutnya, kecelakaan terjadi secara tiba-tiba.
"Saya duduk di kursi paling belakang. Tiba-tiba terdengar benturan sangat keras, lalu kendaraan langsung menghantam bagian belakang truk. Setelah itu semua penumpang panik dan berusaha keluar dari kendaraan," ujar Reza.
Minibus tersebut dikemudikan Anjas Beriando (23), warga Kota Batu, sedangkan truk trailer dikemudikan Roni (53), warga Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban. Kedua kendaraan diketahui tengah melaju dari arah Jakarta menuju Surabaya.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, kecelakaan diduga terjadi karena pengemudi minibus kurang berkonsentrasi saat mengemudi sehingga tidak dapat menghindari truk yang berada di depannya. Meski demikian, penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Ngawi.
Jenazah korban telah dibawa ke kamar jenazah RSUD dr. Soeroto Ngawi untuk keperluan visum, sementara petugas masih mengumpulkan keterangan dan barang bukti guna memastikan penyebab pasti kecelakaan.
Editor : JTV Madiun



















