KABUPATEN MADIUN - Menjelang Hari Raya Iduladha, penjualan hewan kurban khususnya sapi di Kabupaten Madiun mengalami peningkatan signifikan. Kondisi tersebut terlihat di kandang sapi Samirin Farm di Desa Sidorejo, Kecamatan Wungu, yang mulai dipadati pembeli dari berbagai wilayah Madiun.
Pemilik kandang menyediakan sekitar 150 ekor sapi di kandang utama serta sekitar 30 ekor sapi di lokasi lain. Dari jumlah tersebut, sekitar 85 hingga 90 ekor sapi telah terjual dan diperkirakan penjualan masih akan terus meningkat hingga mendekati Iduladha.
Sapi yang dijual memiliki bobot mulai dari 3,5 kuintal hingga lebih dari 6 kuintal. Harga jual bervariasi, mulai Rp23 juta hingga Rp39 juta per ekor tergantung jenis dan ukuran sapi.
Meski demikian, sapi dengan kisaran harga Rp24 juta hingga Rp25 juta menjadi yang paling diminati pembeli. Mayoritas konsumen berasal dari wilayah Kabupaten dan Kota Madiun.
Baca Juga : Jelang Idul Adha, Permintaan Hewan Kurban di Madiun Meningkat, Ratusan Ekor Sapi Terjual
Pemilik Samirin Farm, Samirin, mengatakan penjualan sapi kurban tahun ini meningkat dibanding beberapa tahun sebelumnya saat wabah Penyakit Mulut dan Kuku atau PMK masih menyerang ternak.
“Tahun ini penjualan lebih ramai dibanding saat masih banyak kasus PMK. Sekarang pembeli sudah mulai percaya dan berani membeli sapi kurban lagi,” ujar Samirin.
Menurutnya, kondisi ternak pada tahun 2026 jauh lebih aman karena kasus PMK mulai menurun. Hal itu membuat peternak lebih tenang dalam merawat maupun menjual sapi kurban.
Baca Juga : Saat Plastik Mahal, Besek Bambu Magetan Kebanjiran Pesanan Jelang Idul Adha
Untuk meminimalkan risiko penularan penyakit, pihak kandang juga lebih memilih menggunakan sapi lokal dari wilayah Madiun dibanding mendatangkan sapi dari luar daerah.
Selain menjaga kebersihan kandang, peternak juga rutin memberikan ramuan tradisional untuk menjaga kesehatan sapi. Ramuan tersebut terdiri dari kunyit, temulawak, madu, telur, labu, hingga gedebog pisang kluthuk yang dicampurkan sebagai tambahan pakan dan jamu ternak.
Adapun jenis sapi yang tersedia di kandang tersebut antara lain sapi Brahman, Peranakan Ongole atau PO, serta sapi limosin Jawa.
Peternak optimistis penjualan sapi kurban masih akan terus meningkat hingga mendekati Hari Raya Iduladha seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap hewan kurban.
Editor : JTV Madiun



















