MAGETAN - Hari pertama uji coba rekayasa lalu lintas di kawasan perkotaan Magetan berjalan cukup lancar. Meski demikian, sejumlah dinamika di lapangan masih menjadi bahan evaluasi, terutama terkait kebingungan pengguna jalan dan sempat terjadinya penumpukan kendaraan di beberapa titik.
Sejak diberlakukan, arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan terpantau relatif lancar. Namun, kendala masih ditemukan, salah satunya di sisi barat Pegadaian atau depan Kelurahan Tambran.
Di titik tersebut, sempat terjadi kepadatan kendaraan akibat pengendara yang belum sepenuhnya memahami perubahan arus lalu lintas yang diterapkan.
Menanggapi kondisi tersebut, petugas yang berjaga langsung melakukan penyesuaian di lapangan dengan memberlakukan sistem satu jalur untuk mengurai kemacetan.
Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Dinas Perhubungan Magetan, Achmad Fauzi Ichsan, menyebut langkah tersebut cukup efektif dalam mengembalikan kelancaran arus kendaraan.
“Petugas di lapangan langsung melakukan evaluasi dan penyesuaian, salah satunya dengan sistem satu jalur agar kepadatan bisa segera terurai,” ujarnya.
Selain itu, sejumlah petugas juga disiagakan di titik-titik rawan perubahan jalur. Mereka bertugas memberikan arahan sekaligus sosialisasi kepada masyarakat agar dapat menyesuaikan diri dengan skema baru yang sedang diuji coba.
Dinas Perhubungan Magetan menyampaikan, uji coba ini akan berlangsung selama sekitar dua minggu hingga maksimal 30 hari ke depan. Selama periode tersebut, evaluasi akan terus dilakukan secara berkala untuk menyempurnakan sistem yang diterapkan.
Masyarakat pun diimbau untuk mematuhi aturan lalu lintas yang berlaku, termasuk batas kecepatan saat melintas di jalur padat selama masa uji coba berlangsung.
Dengan dukungan dan kerja sama dari seluruh pihak, diharapkan rekayasa lalu lintas ini dapat menjadi solusi dalam meningkatkan kelancaran mobilitas di kawasan perkotaan Magetan.
Editor : JTV Madiun



















