SURABAYA - Seorang pelajar kelas VIII SMP menjadi korban pencurian dengan modus gendam di Jalan Dharmahusada, Surabaya, Rabu (5/8). Korban diduga digendam saat menunggu jemputan pulang sekolah. Pelaku membawa lari handphone (HP) korban.
Ayah korban Agung Wahyu Wibowo menceritakan, putranya saat itu menunggu jemputan di tepi jalan. Tak lama kemudian korban dihampiri pria tidak dikenal mengendarai motor. Pelaku lalu mengajak korban dan diturunkan di Jalan Dharmahusada Indah Utara dekat Rumah Sakit Unair. Di lokasi tersebut pelaku mengambil HP korban.
"Pelaku bilang ke anak saya, ayo tak anterin pulang aja, anak saya lalu diturunkan di Jalan Dharmahusada Indah Utara. Yang diambil HP anak saya," ujarnya, Jumat (7/8).
Agung menduga sang anak dipengaruhi dengan modus gendam sehingga korban menuruti ajakan pelaku.
Baca Juga : Nekat Bersenjata Pisau, Komplotan Residivis Perampok di Bondowoso Gasak Emas dan HP Milik Korban
Menurut Agung, sebelum mengajak korban, pelaku bilang ada anggota keluarga korban mengalami kecelakaan.
"Sempat saya tracking posisi di kawasan Pegirian gang 2. Tapi tadi kemudian HP nya sudah dimatikan," terangnya.
Menurutnya, kasus tersebut bukan kejadian pertama di lingkungan tempat tinggalnya. Namun sudah kejadian ketiga kali dengan korban pelajar SMP yang kehilangan HP hingga perhiasan.
Baca Juga : Kecanduan Judi Online, Pedagang Nasi Goreng di Lumajang Nekat Menjambret
Atas kejadian tersebut orang tua korban melaporkan kasus ke Polsek Mulyorejo, Surabaya, Kamis (6/8). Saat melapor korban membawa barang bukti dosbook HP. (Oliviero Michael Putra R)
Editor : Iwan Iwe

















