Sesosok mayat pria ditemukan di aliran sungai Gulung, tepatnya di sekitar Dam Pugak, Desa Kemiren, Kecamatan Glagah. Saat ditemukan, jenazah tersebut dalam kondisi telanjang dan mulai membusuk. Belakangan identitasnya diketahui bernama Raji, 84 tahun, warga Dusun Mondoluko, Desa Tamansuruh, Kecamatan Glagah, Banyuwangi.
Pertama kali jenazah tersebut diketahui salah seorang warga yang melintas di sekitar Dam tersebut sekitar pukul 16.45 WIB, Minggu, (18 Januari 2026). Jasad Raji tersangkut pada aliran sungai Dam Pugak.
"Penemuan jenazah itu kemudian dilaporkan ke Polsek Glagah," jelas Kapolsek Glagah, AKP Edi Jaka Supa'at.

Petugas Polsek Glagah kemudian mendatangi TKP. Untuk melakukan evakuasi jenazah, Polisi berkoordinasi dengan Basarnas dan Dinas Pemadam Kebakaran dan penyelamatan Banyuwangi dan masyarakat setempat.
"Sekira pukul 18.50 WIB, jenazah berhasil dievakuasi, dan dibawa ke instalasi Jenazah RSUD Blambangan," terangnya.
Saat ditemukan, jasad tersebut sudah membusuk. Hasil pemeriksaan luar yang dilakukan tim medis, jenazah tersebut diperkirakan sudah meninggal sekitar empat hari. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Tak lama berselang, beberapa warga datang ke Instalasi Jenazah RSUD Blambangan. Mereka meyakini jasad tersebut adalah keluarganya yang sudah hilang beberapa hari. Setelah dilakukan pengecekan, dipastikan jenazah tersebut adalah Raji, keluarganya yang hilang.

"Setelah dilakukan pengecekan, benar jenazah tersebut merupakan anggota keluarganya yang hilang," tegasnya.
Berdasarkan keterangan keluaraga, almarhum sudah dalam kondisi pikun. Dia meninggalkan rumah sekitar 7 hari yang lalu. Pihak keluarga sudah berupaya melakukan pencarian namun tidak membuahkan hasil. Pihak keluarga, kata Edi, menolak dilakukan visum pada jenazah Raji.
"Jenazah sudah kami serahkan kepada pihak keluarga untuk dilakukan pemakaman," ujarnya.
Handoko Khusumo
Editor : JTV Banyuwangi



















