BLITAR - Dua unit laptop dan dua proyektor inventaris senilai Rp14 juta milik Kantor Desa Bacem, Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Blitar, raib digasak maling. Kejadian ini pertama kali diketahui kepala desa sekitar pukul 18.00 WIB saat hendak mempersiapkan fasilitas rapat.
Saat dicari, keempat inventaris tersebut sudah hilang dari tempat penyimpanan. Setelah menghubungi seluruh perangkat desa, diduga barang-barang tersebut hilang digondol maling usai jam kantor tutup.
Pencuri diduga masuk ke dalam Kantor Desa Bacem menggunakan kunci pintu yang biasa dipakai perangkat desa. Pasalnya, kunci pintu yang biasa disimpan di rak luar kantor ditemukan dalam kondisi masih menancap.
Para pegawai memang terbiasa menyimpan kunci tersebut di rak untuk keperluan mendesak saat harus masuk kantor di luar jam kerja.
Sekretaris Desa Bacem, Asis Riadianto, menyatakan awalnya pihak desa mengira barang-barang tersebut dibawa oleh perangkat desa lainnya.
“Pas mau menyiapkan untuk rapat, tidak ada di tempat dan sempat mengira dibawa oleh rekan yang lain. Ternyata tidak ada yang membawa,” ujarnya.
Sementara itu, Kepolisian Sektor Lodoyo Timur membenarkan adanya aksi pencurian di Kantor Desa Bacem. Pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi.
Kapolsek Lodoyo Timur, AKP Nur Wasis, menyatakan polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus tersebut.
“Memang benar ada dugaan pencurian berupa laptop dan proyektor. Kami juga akan melakukan olah TKP untuk mencari bukti,” ujarnya.
Hingga saat ini, sudah ada tiga saksi yang diperiksa, termasuk Kepala Desa Bacem. Sementara itu, sejumlah CCTV di sekitar lokasi dalam kondisi rusak.
Petugas kini terus melakukan penyelidikan guna mengungkap pelaku pencurian barang inventaris milik kantor desa tersebut.
(Qithfirul Aziz/Adiybah Fawziyyah)
Editor : Iwan Iwe



















