NGAWI - DPRD Kabupaten Ngawi menyoroti masih banyaknya bangunan sekolah yang mengalami kerusakan. Dewan meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Ngawi lebih proaktif menjalin koordinasi dengan Kementerian Pendidikan untuk memperoleh bantuan perbaikan fasilitas pendidikan.
Sorotan tersebut muncul setelah Komisi II DPRD Ngawi melakukan peninjauan ke sejumlah sekolah, salah satunya SMP Negeri 1 Bringin. Di sekolah tersebut, sedikitnya terdapat enam ruang kelas yang mengalami kerusakan dan dinilai berpotensi mengganggu keamanan serta kenyamanan kegiatan belajar mengajar.
Ketua Komisi II DPRD Ngawi, Amin Sunarto, mengatakan kondisi bangunan sekolah yang rusak cukup memprihatinkan. Menurutnya, kerusakan tidak hanya terjadi di tingkat SMP negeri, tetapi juga banyak ditemukan pada sekolah dasar negeri di berbagai wilayah Kabupaten Ngawi.
"Kondisi bangunan sekolah yang rusak ini sangat memprihatinkan. Tidak hanya di SMP negeri, tetapi juga banyak sekolah dasar yang membutuhkan perbaikan," ujar Amin Sunarto, Ketua Komisi II DPRD Ngawi.
Baca Juga : DPRD Ngawi Desak Dikbud Jemput Bola ke Pemerintah Pusat, Banyak Bangunan Sekolah Rusak
Amin meminta pihak sekolah segera melakukan pendataan terhadap bangunan yang mengalami kerusakan dan mengusulkan perbaikannya kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan agar dapat masuk dalam prioritas penanganan.
Di tengah keterbatasan anggaran daerah, ia juga mendorong Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ngawi untuk lebih aktif "menjemput bola" dengan berkoordinasi ke pemerintah pusat, khususnya Kementerian Pendidikan, guna memperoleh bantuan pendanaan rehabilitasi sekolah.
"Dengan kondisi anggaran yang terbatas, Dinas Pendidikan harus lebih aktif berkoordinasi dengan pemerintah pusat agar sekolah-sekolah yang rusak bisa mendapatkan bantuan perbaikan," tambahnya.
Baca Juga : Capaian Aktivasi IKD di Ngawi Baru 5 Persen, Jauh dari Target Nasional
DPRD Ngawi menegaskan peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan harus menjadi perhatian bersama. Perbaikan fasilitas sekolah dinilai penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung proses pendidikan bagi seluruh siswa di Kabupaten Ngawi.
Editor : JTV Madiun



















