PROBOLINGGO - Turnamen Bola Voli Piala Wali Kota Probolinggo tingkat SMA/sederajat resmi berakhir dengan partai final yang berlangsung sengit di Gelanggang Olahraga (GOR) Mastrib, Kota Probolinggo, Kamis (30/7/2026).
Tim putra SMA Negeri 2 (SMADA) Kota Probolinggo sukses mempertahankan gelar juara, sementara tim putri SMA Negeri 4 (SMAPA) Kota Probolinggo kembali menjadi kampiun.
Laga final putra mempertemukan juara bertahan SMADA Kota Probolinggo melawan SMA SAQA Kabupaten Probolinggo. Pertandingan berlangsung ketat sejak awal dengan dukungan ribuan suporter dari kedua tim yang memadati tribun GOR Mastrib.
SMADA yang telah menjadi juara selama empat tahun berturut-turut harus bekerja keras menghadapi perlawanan SMA SAQA. Set pertama berlangsung dramatis dengan aksi saling kejar angka sebelum akhirnya dimenangkan SMADA dengan skor 28-26.
Baca Juga : Gunung Ringgit di Kawasan Bromo Terbakar, Wisata Bromo dan Jazz Gunung Tetap Aman
SMA SAQA bangkit pada set kedua dan berhasil menyamakan kedudukan usai menang 26-24. Namun, pengalaman dan mental juara yang dimiliki tim berjuluk "Si Biru" menjadi pembeda. SMADA menutup pertandingan dengan kemenangan pada set ketiga dan keempat masing-masing 25-20 dan 25-17, sehingga memastikan kemenangan 3-1 sekaligus mempertahankan gelar juara untuk keempat kalinya secara beruntun.
Sekretaris Daerah Kota Probolinggo, Budiono Wirawan, mengapresiasi penyelenggaraan turnamen yang dinilai menjadi wadah pembinaan atlet usia pelajar.
"Turnamen seperti ini sangat penting untuk melahirkan bibit-bibit unggul atlet bola voli. Kami berharap dari kompetisi ini akan lahir atlet-atlet yang mampu membawa nama Kota Probolinggo ke tingkat yang lebih tinggi," ujar Budiono.
Ia juga berharap jumlah peserta pada penyelenggaraan tahun depan semakin meningkat.
"Kota Probolinggo siap kembali menjadi tuan rumah ajang bola voli antarpelajar tersebut, "katanya.
Sementara itu, partai final putri kembali mempertemukan dua rival lama, yakni SMA Negeri 4 Kota Probolinggo menghadapi SMA Negeri 2 Kota Probolinggo. Seperti final tahun sebelumnya, SMAPA tampil dominan dan berhasil menyapu bersih pertandingan dalam tiga set langsung dengan skor 25-18, 25-19, dan 25-14.
Manajer ABVI, Sutono, menilai antusiasme peserta maupun suporter selama turnamen berlangsung sangat tinggi. Menurutnya, atmosfer pertandingan di Kota Probolinggo menjadi salah satu yang terbaik.
"Animo peserta dan suporter luar biasa. Sejak pertandingan awal hingga final, setiap tim selalu didukung suporternya. Ini menunjukkan bola voli pelajar di Probolinggo berkembang sangat baik," kata Sutono.
Baca Juga : Menjelang Panen Raya, Harga Bawang Merah di Probolinggo Anjlok
Ia mengaku akan berkoordinasi dengan manajemen terkait usulan Wali Kota Probolinggo untuk membentuk pusat pelatihan atau akademi bola voli di Kota Probolinggo.
"Kalau ingin memiliki akademi voli tentu harus dipersiapkan tempat latihan yang memadai, pelatih yang berkualitas, dan sistem pembinaan yang berkelanjutan. Itu akan kami bahas lebih lanjut," tambahnya.
Melalui turnamen yang rutin digelar setiap tahun ini, diharapkan semakin banyak bibit-bibit atlet berbakat yang mampu mengharumkan nama Kota Probolinggo, Jawa Timur, hingga Indonesia di berbagai kejuaraan bola voli pada masa mendatang. (*)
Editor : M Fakhrurrozi



















