SURABAYA - Di tengah semarak menyambut peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang penuh sukacita, puluhan anak penyandang disabilitas yang tinggal dan dibina di UPTD Kampung Anak Negeri, Kalijudan, Surabaya, pada Jumat (7/8/2026) tampak sangat antusias mengikuti berbagai rangkaian perlombaan seru yang telah disesuaikan secara khusus dengan kondisi serta kemampuan fisik maupun mental mereka agar dapat berpartisipasi secara aktif tanpa hambatan.
"Sebanyak 60 anak ini antusias mengikuti berbagai lomba yang sudah disesuaikan dengan kondisi dan kemampuan mereka, agar mereka dapat berpartisipasi dan bergembira dalam kegiatan ini," ujar Antiek Sugiharti selaku Kepala Dinas Sosial Surabaya.
Berbagai jenis perlombaan tradisional yang sangat khas dengan kemeriahan suasana tujuh belasan tersebut dihelat penuh gelak tawa pada Jumat pagi di lingkungan panti, yang di antaranya meliputi lomba balap kelereng, balap karung yang menguji ketangkasan, lomba makan kerupuk yang selalu dinanti-nanti, hingga lomba memindahkan bendera ke dalam botol yang membutuhkan konsentrasi tinggi.
"Kegiatan ini dirancang agar anak-anak penghuni Kampung Anak Negeri ini dapat merasakan kemeriahan peringatan kemerdekaan RI, serta menumbuhkan semangat kejujuran, sportivitas, dan kebersamaan," tambahnya.
Baca Juga : Jejak Tangan, Jejak Impian: Membangun Rasa Percaya Diri dan Keberanian Demi Masa Depan
Melalui penyelenggaraan kegiatan positif yang cakupannya tidak hanya berpusat di UPTD Kampung Anak Negeri saja, melainkan juga digelar secara serentak di lingkungan Griya Werdha serta Rumah Anak Prestasi Surabaya, seluruh anak-anak penyandang disabilitas diharapkan mampu merasakan kesetaraan dan kegembiraan yang sama dalam merayakan hari bersejarah kemerdekaan bangsa. "Harapannya dengan kegiatan ini, menjadi sarana untuk menanamkan makna kemerdekaan pada anak penyandang disabilitas," pungkas Antiek.
Editor : Iwan Iwe



















