Menu
Pencarian

UWG Malang Tancap Gas di Usia 55, ISO 21001 Diluncurkan untuk Bidik Standar Dunia

JTV Malang - Rabu, 25 Februari 2026 08:06
UWG Malang Tancap Gas di Usia 55, ISO 21001 Diluncurkan untuk Bidik Standar Dunia
Suasana Rapat Terbuka Senat Dies Natalis ke-55 UWG Malang yang menegaskan komitmen menuju tata kelola pendidikan berstandar global. (Rafli Firmansyah)

KOTA MALANG - Universitas Widya Gama Malang menandai Dies Natalis ke-55 dengan peluncuran penerapan ISO 21001 sebagai standar sistem manajemen organisasi pendidikan. Momentum tersebut disampaikan dalam Rapat Terbuka Senat, Selasa (24/2/2026).

Rektor UWG Malang, Dr. Anwar, menegaskan usia ke-55 menjadi titik penting transformasi kelembagaan menuju tata kelola berstandar internasional.

“Usia ke-55 bukan sekadar penanda perjalanan panjang institusi, tetapi momentum akselerasi menuju tata kelola pendidikan berstandar global,” ujarnya.

Baca Juga :   UWG Malang Gelar PKKMB 2025: Abraham Samad Jadi Magnet, Cetak Generasi Unggul Beradab di Era Society 5.0

Ia menambahkan, agenda Dies Natalis tahun ini juga memiliki makna khusus karena bertepatan dengan bulan suci Ramadan.

“Rangkaian kegiatan ini bukan hanya seremoni, tetapi menjadi refleksi dan penguatan komitmen kami dalam meningkatkan mutu layanan akademik,” katanya.

Menurut Anwar, penerapan ISO 21001 merupakan langkah konkret untuk memastikan sistem manajemen kampus berjalan lebih efektif, akuntabel, dan terukur.

“Standar ini dirancang khusus untuk organisasi pendidikan. Dengan ISO 21001, kami menargetkan peningkatan kualitas pembelajaran, layanan administrasi yang lebih profesional, serta kepuasan pemangku kepentingan,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa transformasi yang dilakukan tidak hanya pada aspek tata kelola, tetapi juga penguatan tridharma perguruan tinggi.

“Kami mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia, inovasi, serta hilirisasi riset agar karya dosen dan mahasiswa mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan dunia industri,” jelasnya.

Lebih lanjut, Anwar menyebut hilirisasi riset menjadi fokus utama UWG ke depan.

“Riset tidak boleh berhenti di jurnal. Harus ada produk, teknologi, atau model yang bisa dimanfaatkan secara nyata,” ujarnya.

Dalam forum tersebut juga dilakukan penyerahan Buku Karya Teknologi UWG yang memuat berbagai inovasi dosen sebagai bentuk kontribusi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan.

“Buku ini menjadi bukti bahwa UWG memiliki potensi besar dalam menghasilkan karya teknologi yang aplikatif,” tambahnya.

Ketua YPPI Widya Gama Malang, Prof. Mukhtie, menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai dasar yayasan sebagai fondasi keberlanjutan institusi.

“Nilai-nilai keindonesiaan, keislaman, dan integritas harus tetap menjadi ruh dalam setiap langkah pengembangan kampus,” ujarnya.

Selain peluncuran ISO 21001, UWG juga memberikan penghargaan kepada dosen berprestasi, karyawan berprestasi, mahasiswa dan organisasi mahasiswa berprestasi, serta doktor baru.

Sebagai bentuk kepedulian sosial, kampus turut menyerahkan bantuan simbolis bagi korban bencana alam di wilayah Sumatera dan Aceh.

“Transformasi ini kami arahkan untuk memperkuat daya saing institusi, memperluas jejaring kerja sama, serta membangun tata kelola berbasis mutu yang terukur,” pungkas Anwar.

Dengan langkah tersebut, UWG Malang menegaskan komitmennya menjadi perguruan tinggi yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing global. (RF)

Editor : JTV Malang






Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.