TULUNGAGUNG - Ribuan warga memadati GOR Lembu Peteng Tulungagung dalam gelaran "Savana Takjil 2026". Sentra kuliner Ramadan ini hadir dengan lokasi baru yang terbukti mampu mendorong lonjakan jumlah pengunjung serta meningkatkan omzet para pedagang secara signifikan.
Hampir setiap sore selama bulan Ramadan, halaman GOR Lembu Peteng selalu dipadati warga yang berburu menu berbuka puasa. Beragam kuliner tradisional hingga modern tersaji lengkap di sini, mulai dari kerak telur, aneka jajanan pasar, dimsum hangat, hingga berbagai minuman segar yang menambah semarak Ramadan tahun ini.
Dampak Positif Perpindahan Lokasi
Sebelumnya, sentra aneka variasi takjil nusantara atau "Savana" ini berlokasi di Jalan WR Supratman, kawasan Pasar Wage. Namun, dengan berbagai pertimbangan teknis dan kenyamanan, lokasi kini dipindahkan ke kawasan GOR Lembu Peteng.
Perpindahan ini memberikan dampak positif yang luar biasa. Hingga saat ini, tercatat sekitar 350 pedagang telah bergabung, jumlah yang meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan awal penyelenggaraan. Antusiasme pengunjung pun terus meroket, bahkan sebagian besar datang dari luar daerah, menjadikan Savana Takjil sebagai salah satu sentra kuliner Ramadan terbesar di Tulungagung.
Perputaran Ekonomi Capai Rp50 Juta per Hari
Lonjakan pengunjung ini berbanding lurus dengan perputaran ekonomi daerah. Pada hari pertama, dengan 120 pedagang, tercatat total omzet mencapai Rp30 juta. Kini, dengan bertambahnya jumlah lapak, perputaran uang diperkirakan menembus angka Rp50 juta setiap harinya.
Koordinator pedagang, Haris Mukti, menjelaskan bahwa lokasi baru ini jauh lebih kondusif bagi para pelaku usaha.
“Sampai saat ini ada 350 pedagang, sebagian besar dari komunitas Car Free Day dan sisanya pedagang umum. Untuk omzet di hari pertama dari 120 pedagang mencapai Rp30 juta. Sekarang jumlahnya pasti meningkat, kami terus memantau melalui pengisian link omzet harian,” ujar Haris.
Ia menambahkan bahwa faktor kenyamanan tempat dan durasi berjualan yang lebih fleksibel menjadi kunci suksesnya Savana Takjil tahun ini. “Pedagang merasa lebih nyaman di sini karena waktunya tidak terbatas seperti di lokasi lama. Pengunjung juga terpantau selalu meningkat setiap hari,” pungkasnya.
Savana Takjil kini tidak hanya menjadi pasar musiman, namun telah bertransformasi menjadi penggerak utama ekonomi rakyat di Tulungagung selama bulan suci. (Sani Akbar)
Editor : Iwan Iwe



















