MALANG - Aktivitas pemudik mulai terlihat di Terminal Tipe A Arjosari, Kota Malang, pada Selasa (3/3/2026) siang. Sebagian besar pemudik didominasi oleh kalangan mahasiswa yang telah memasuki masa libur kuliah dan memilih pulang kampung lebih awal.
Para mahasiswa ini memilih menggunakan bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) guna menghindari kepadatan penumpang serta kemacetan yang diprediksi mencapai puncaknya pada H-3 dan H-2 Lebaran 1447 Hijriah.
Salah satu pemudik tujuan Lampung, Lusi, mengaku sengaja pulang lebih awal karena pertimbangan biaya. Selain kondisi perjalanan yang lebih longgar, harga tiket bus saat ini masih relatif stabil dibandingkan saat mendekati hari raya.
“Karena kuliah sudah libur, saya mudik ke Lampung sekarang. Berangkat lebih awal terasa lebih santai, harga tiketnya juga masih terjangkau. Saya beli sekitar Rp620 ribu, kalau sudah dekat hari H biasanya melonjak sampai Rp800 ribu,” ujar Lusi.
Kesiapan Armada dan Ramp Check
Pihak pengelola Terminal Arjosari telah melakukan berbagai persiapan matang untuk menyambut angkutan Lebaran 2026. Fokus utama petugas meliputi pemeriksaan kelaikan kendaraan (ramp check) hingga pengamanan di titik-titik krusial.
Kepala Terminal Arjosari, Mega Perwira Donowati, menjelaskan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan seluruh Perusahaan Otobus (PO) untuk memastikan armada yang beroperasi dalam kondisi prima.
“Persiapan kami mencakup koordinasi dengan PO untuk memastikan tidak hanya jumlah kendaraannya, tapi juga kelaikannya. Petugas juga kami siagakan di titik rawan seperti pintu masuk, area penurunan penumpang, pos informasi, dan area kedatangan,” jelas Mega.
Prediksi Penambahan Armada
Meskipun saat ini jumlah penumpang masih berada di angka normal, yakni sekitar 300 hingga 400 orang per hari, pihak terminal tetap mengantisipasi adanya lonjakan mendadak. Berdasarkan komunikasi dengan operator bus AKAP, rencana penambahan armada cadangan sudah mulai disiapkan jika sewaktu-waktu terjadi lonjakan penumpang secara signifikan.
Dengan strategi mudik lebih awal ini, diharapkan beban arus lalu lintas saat puncak mudik nanti dapat berkurang, sehingga perjalanan masyarakat menjadi lebih lancar, aman, dan nyaman. (Yona Salma)
Editor : Iwan Iwe



















