SURABAYA - Bulan Ramadan di Surabaya selalu identik dengan satu tradisi yang tidak pernah sepi peminat: berburu takjil. Menjelang waktu berbuka, berbagai sudut kota berubah menjadi pusat kuliner dadakan yang dipenuhi pedagang dan pembeli. Dari pasar tradisional hingga halaman masjid besar, semua ramai oleh warga yang ingin mendapatkan menu berbuka terbaik.
Berikut adalah tujuh lokasi berburu takjil teramai di Surabaya yang selalu dipadati pengunjung setiap Ramadan:
1. Kawasan Karangmenjangan
Kawasan Karangmenjangan menjadi ikon perburuan takjil paling populer di Surabaya, khususnya di wilayah Gubeng. Setiap sore, sepanjang jalan ini dipenuhi pedagang kaki lima yang menjajakan beragam hidangan, mulai dari kolak pisang, es buah, hingga aneka gorengan. Tak hanya makanan tradisional, jajanan kekinian seperti kebab dan dimsum juga mudah ditemukan. Harganya yang terjangkau membuat tempat ini favorit bagi mahasiswa dan pekerja.
Baca Juga : Blusukan Padhange Ati JTV di Pasuruan: KH Imam Chambali Ajak Jemaah Syukuri Nikmat Allah yang Tak Terhingga
2. Pasar Atom
Sebagai pusat perbelanjaan legendaris, Pasar Atom adalah surga kuliner saat Ramadan. Di sini, pengunjung bisa menemukan jajanan tradisional seperti kue lumpur dan klepon, hingga camilan khas Tionghoa dan Nusantara lainnya. Lokasinya yang berada di pusat kota menjadikannya pilihan praktis bagi pekerja kantoran untuk berburu takjil sepulang kerja.
3. Pasar Malam Kodam V Brawijaya
Baca Juga : Blusukan Padhange Ati JTV di Sidoarjo: KH Imam Chambali Ungkap Tipu Daya Setan yang Memperindah Dosa
Pasar Malam Kodam Brawijaya merupakan salah satu bazaar Ramadan terbesar di Surabaya Selatan. Selain takjil ringan, pengunjung dapat menemukan makanan berat seperti nasi kebuli, sate, hingga seafood. Areanya yang luas dan tertata menjadikannya lokasi favorit keluarga untuk ngabuburit santai bersama anak-anak.
4. Kawasan Masjid Nasional Al-Akbar
Suasana Ramadan terasa sangat kental di sekitar Masjid Nasional Al-Akbar. Area luar masjid dipenuhi pedagang yang menawarkan kurma, es degan, hingga nasi kotak. Banyak warga memanfaatkan waktu dengan berkeliling bazaar sebelum melaksanakan salat Magrib berjemaah. Pemandangan senja dengan latar kubah besar masjid memberikan pengalaman berbuka yang lebih religius dan tenang.
Baca Juga : Blusukan Padhange Ati JTV di Pasuruan: KH Imam Chambali Kupas Bahaya Iri Dengki dalam Persaudaraan
5. Taman Bungkul
Sebagai ruang publik favorit, Taman Bungkul selalu ramai saat Ramadan. Banyak anak muda memilih lokasi ini untuk ngabuburit santai. Menu favorit di sini biasanya es teh jumbo, tahu tek, dan berbagai gorengan hangat. Suasana taman yang terbuka membuat waktu menunggu berbuka terasa lebih rileks.
6. Jalan Tunjungan
Baca Juga : Sekolah Pertama di Bulan Ramadan, Dua SD di Deket Terendam Banjir
Ikon Kota Pahlawan ini juga menjadi spot favorit berburu takjil. Selain terkenal dengan bangunan bersejarahnya, banyak UMKM membuka lapak makanan selama Ramadan. Lokasi ini sangat cocok bagi warga yang ingin menikmati suasana pusat kota sambil berjalan kaki santai di area pedestrian yang luas.
7. Royal Plaza (Area Parkir Selatan)
Area parkir selatan Royal Plaza rutin menjadi lokasi bazaar Ramadan yang sangat ramai di Surabaya Selatan. Pilihan takjil di sini sangat lengkap, mulai dari menu ekonomis hingga premium. Karena lokasinya strategis, bazaar ini selalu dipadati pengunjung yang ingin mencari takjil sekaligus berbelanja perlengkapan Ramadan.
Baca Juga : Ngaji On The Road: Cara Unik Santri Bahrusysyifa Lumajang Isi Waktu Ngabuburit
Tradisi berburu takjil di Surabaya bukan sekadar aktivitas membeli makanan, melainkan bagian dari budaya kebersamaan masyarakat. Keramaian pasar dan aroma gorengan yang menggoda menciptakan atmosfer Ramadan yang khas di Kota Pahlawan. (Sani Akbar)
Editor : Iwan Iwe



















