SURABAYA - Harga sejumlah komoditas pangan strategis di Jawa Timur kembali mengalami kenaikan pada pekan kedua Ramadan. Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Bank Indonesia per 4 Maret 2026 untuk pasar tradisional di Jawa Timur, mayoritas bahan pokok tercatat lebih tinggi dibandingkan pekan lalu.
Kenaikan menonjol terjadi pada komoditas cabai rawit merah yang melonjak 11 persen atau naik Rp9.900 menjadi Rp99.900 per kilogram. Cabai merah keriting juga meningkat 3,8 persen atau Rp1.350 menjadi Rp36.900 per kilogram. Sementara itu, cabai merah besar justru menurun 8,31 persen menjadi Rp28.150 per kilogram dan cabai rawit hijau turun 9,41 persen menjadi Rp36.100 per kilogram.

Di kelompok bawang, bawang merah ukuran sedang naik 1,94 persen menjadi Rp42.050 per kilogram. Bawang putih ukuran sedang turut meningkat 0,86 persen menjadi Rp31.500 per kilogram dibandingkan pekan lalu.
Baca Juga : Muhammadiyah Resmi Tetapkan Awal Puasa Ramadan 1 Maret, Idulfitri Jatuh pada 31 Maret
Harga beras juga menunjukkan tren kenaikan di sejumlah kualitas. Beras kualitas medium I naik 3,1 persen menjadi Rp14.950 per kilogram dan medium II naik 3,25 persen menjadi Rp14.300 per kilogram. Beras kualitas super I meningkat 1,27 persen menjadi Rp15.900 per kilogram, sedangkan super II naik 0,65 persen menjadi Rp15.450 per kilogram. Hanya beras kualitas bawah II yang mengalami penurunan tipis 1,09 persen menjadi Rp13.550 per kilogram.

Komoditas protein hewani ikut terdorong naik. Daging ayam ras segar tercatat Rp39.700 per kilogram atau naik 2,19 persen. Daging sapi kualitas I naik 0,72 persen menjadi Rp132.300 per kilogram, sementara kualitas II meningkat 2,45 persen menjadi Rp121.300 per kilogram. Telur ayam ras segar justru turun tipis 0,49 persen menjadi Rp30.200 per kilogram.
Baca Juga : 60 Ribu Jamaah Melaksanakan Salat Ied Dimasjid Nasional Al Akbar
Di sisi lain, minyak goreng juga mengalami kenaikan. Minyak goreng curah naik 2,04 persen menjadi Rp20.000 per kilogram. Minyak goreng kemasan bermerek I naik 0,71 persen menjadi Rp21.250 per kilogram dan kemasan bermerek II naik 0,49 persen menjadi Rp20.650 per kilogram.
Gula pasir premium turun tipis 0,55 persen menjadi Rp18.100 per kilogram, sedangkan gula pasir lokal naik 0,59 persen menjadi Rp16.950 per kilogram.
Secara umum, pergerakan harga pada pekan kedua Ramadan menunjukkan tekanan kenaikan dibandingkan minggu lalu. Meski sebagian komoditas mengalami penurunan, level harga masih relatif tinggi dan berpotensi memengaruhi daya beli masyarakat jika tren kenaikan berlanjut hingga mendekati Idulfitri. (*)
Editor : A. Ramadhan



















