Tanjung Verde mengukir sejarah manis sebagai debutan di Piala Dunia 2026. Negara Afrika tersebut untuk pertama kalinya melangkah ke fase gugur pada partisipasi perdananya di ajang bergengsi ini.
Kepastian tersebut diperoleh setelah Tanjung Verde menahan imbang Arab Saudi dengan skor 0-0 pada pertandingan terakhir Grup H yang dihelat di Houston Stadium, Sabtu (27/6/2026) pagi WIB.
Tambahan satu angka membuat timnas berjuluk The Blue Sharks mengakhiri fase grup di peringkat kedua dengan torehan tiga poin. Tanjung Verde lolos menemani Spanyol sebagai pemuncak klasemen.
Kendati belum mampu mendulang kemenangan, performa luar biasa ditunjukkan pasukan Bubista ini hingga bisa imbang tiga kali. Sebab, lawan-lawan yang dihadapi punya kualitas pemain lebih baik.
Pada pertandingan pertama, Tanjung Verde mencuri atensi penikmat sepak bola setelah membuat Spanyol frustrasi. Penampilan gemilang Vozinha di bawah mistar gawang mengakhiri duel tanpa gol.
Setelah performa ciamik kontra Spanyol, Tanjung Verde menghadapi Uruguay. Juara dunia dua kali itu memang diunggulkan. Namun, Tanjung Verde lagi-lagi menghadirkan kejutan dengan hasil imbang 2-2.
Pada laga tersebut, Tanjung Verde bahkan mampu membobol gawang Uruguay terlebih dahulu melalui gol Kevin Pina. Uruguay lalu membalikkan keadaan via gol Maxi Araujo dan Agustin Cannobio.
Baca Juga : Hasil Piala Dunia 2026: Spanyol Pulangkan Uruguay, Tanjung Verde Tahan Imbang Arab Saudi
Namun, Tanjung Verde memaksa pertandingan berkesudahan imbang 2-2 berkat gol yang dibuat Helio Varela. Meski hanya imbang, hasil ini bersejarah bagi Tanjung Verde karena mampu mencetak gol.
Dengan hasil imbang kontra Arab Saudi pada laga terakhir dan kekalahan Uruguay dari Spanyol, Tanjung Verde lolos sebagai runner up Grup H. Tanjung Verde mengukir sejarah manis di Piala Dunia 2026.
Kendati demikian, pencapaian bersejarah Tanjung Verde tersebut akan lebih sulit di fase gugur. Sebab, Tanjung Verde sudah ditunggu oleh sang juara bertahan Argentina di babak 32 besar.
Editor : Khasan Rochmad















