MOJOKERTO - Pemerintah Kabupaten Mojokerto terus memperkuat kolaborasi dengan TNI Kodim 0815 Mojokerto dalam pembangunan infrastruktur dan ketahanan pangan. Sinergi ini dinilai penting untuk mempercepat pemerataan hingga pelosok desa.
Program dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, di antaranya meliputi Proyek pembangunan Jembatan Garuda serta proyek jembatan gantung di wilayah Kabupaten Mojokerto, Sabtu (15/8/2026).
"Sinergi dengan Pemkab dalam pembangunan fisik dan ketahanan pangan merupakan wujud nyata TNI hadir di tengah-tengah masyarakat. Banyak pembangunan yang telah dikerjakan oleh TNI, di antaranya pembangunan Jembatan Garuda yang merupakan program dari Presiden RI Prabowo Subianto, serta pembangunan jembatan gantung," ungkap Letkol Inf. Abi Swanjoyo selaku Dandim 0815 Mojokerto.
Kolaborasi yang dilakukan Kodim 0815 Mojokerto guna mendukung pembangunan infrastruktur telah menghasilkan kebermanfaatan untuk masyarakat Mojokerto. Salah satunya melalui program TNI Manunggal.
"Peran TNI sangat vital dalam mendukung program-program strategis daerah. Sinergi antara pemerintah daerah dengan TNI sangat dibutuhkan, bahkan sudah banyak yang dilakukan TNI, terutama Kodim 0815 Mojokerto yang selalu aktif mendukung program-program pembangunan, terutama melalui program TNI Manunggal Membangun Desa atau TMMD," tegas Wakil Bupati Mojokerto, dr. Muhammad Rizal Octavian.
Tak hanya infrastruktur, kolaborasi ini juga menyasar sektor ketahanan pangan. Melalui program TMMD dan pendampingan Babinsa, TNI turut membantu petani dalam pengolahan lahan, penyediaan sarana pertanian, hingga penguatan kelompok tani.
Pemerintah Kabupaten Mojokerto berharap dengan sinergi ini mampu mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Ketahanan pangan diperkuat sehingga berdampak pada meningkatnya perekonomian petani dan masyarakat.
Editor : Iwan Iwe



















