Menu
Pencarian

RSPAL Dr Ramelan Hadirkan Pusat Layanan Bayi Tabung, TNI dan Guru Dapat Biaya Khusus

Portaljtv.com - Sabtu, 7 Februari 2026 21:32
RSPAL Dr Ramelan Hadirkan Pusat Layanan Bayi Tabung, TNI dan Guru Dapat Biaya Khusus
Satu tahun beroperasi, Asha IVF Jaladri RSPAL Dr Ramelan menjadi harapan pasangan suami istri untuk mendapatkan buah hati. (Foto: Istimewa)

SURABAYA - RSPAL Dr Ramelan Surabaya menghadirkan pusat layanan bayi tabung melalui kerja sama dengan Asha IVF Indonesia. Pusat layanan fertilitas tersebut telah beroperasi selama satu tahun terakhir dan menjadi salah satu layanan unggulan RSPAL Dr Ramelan.

Data klinik menunjukkan tingkat keberhasilan kehamilan atau pregnancy rate program bayi tabung mencapai 62,5 persen, dengan ratusan pasangan suami istri telah mendapatkan pendampingan medis.

Kepala Klinik Asha IVF Jaladri, dr Andra Kusuma Putra, SpOG, Subspesialis Fertilitas, menjelaskan setiap pasangan memiliki kondisi berbeda sehingga tingkat keberhasilan program juga bervariasi. Salah satu faktor yang memengaruhi keberhasilan adalah usia ibu, di samping seleksi pasien yang tepat dan pendekatan medis berbasis evidence.

Salah satu pasangan yang berhasil mengikuti program bayi tabung di Asha IVF Jaladri adalah Ari Rohmawati dan Rudi Hermanto, asal Pringsewu, Lampung. Ari Rohmawati yang juga seorang dosen mengaku bersyukur meski menjalani program di usia di atas 35 tahun.

“Alhamdulillah tidak ada kata lain selain rasa syukur kepada Allah SWT, melalui proses IVF kami akhirnya diberikan buah hati,” ujar Ari Rohmawati.

Untuk biaya, program bayi tabung di Asha IVF Jaladri RSPAL Dr Ramelan bagi masyarakat umum berada di kisaran Rp62 juta per siklus. Namun khusus anggota TNI dan guru, diberikan potongan, termasuk opsi mekanisme cicilan.

Direktur Asha IVF Indonesia, dr Amang Surya Priyanto, SpOG, F-MAS, mengatakan kebijakan ini merupakan bentuk dukungan agar layanan fertilitas bisa diakses lebih luas.

“Biaya program IVF di RSPAL untuk masyarakat umum berada di kisaran Rp62 juta per siklus. Namun khusus untuk anggota TNI dan guru, kami memberikan potongan yang sangat besar, nilainya hampir mencapai Rp60 juta sehingga biaya yang ditanggung pasien jauh lebih ringan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala RSPAL Dr Ramelan, Laksamana Pertama TNI dr Imam Hidayat, menyampaikan kehadiran pusat layanan bayi tabung terpadu dengan biaya terjangkau ini diharapkan membuat pasien tidak perlu lagi berobat ke luar negeri. 

Menurutnya, biaya layanan IVF di Asha IVF Jaladri dinilai kompetitif dibandingkan rumah sakit swasta lain yang bisa mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah per siklus.

Dengan dukungan teknologi medis, kolaborasi layanan kesehatan, serta pendampingan menyeluruh sejak tahap awal pemeriksaan, Asha IVF Jaladri di RSPAL Dr Ramelan diharapkan menjadi harapan baru bagi pasangan suami istri yang mendambakan kehadiran buah hati.(*)

Editor : A. Ramadhan






Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.