MALANG - Gelombang besar film dan serial animasi dunia, khususnya dari Jepang, tidak lagi sekadar menjadi tontonan di Indonesia. Di Kota Malang, Jawa Timur, fenomena ini ditangkap sebagai peluang karier dan bisnis menjanjikan bagi Generasi Z. Sebuah studio lokal bahkan berhasil menembus industri digital global dan terlibat dalam proyek anime legendaris yang telah bertahan selama 54 tahun.
Bertempat di sebuah rumah di kawasan Sawojajar, Kota Malang, aktivitas kreatif berdenyut setiap hari. Lebih dari 40 anak muda bekerja di depan komputer canggih, memadukan kemahiran perangkat lunak dengan kreativitas tinggi untuk memproduksi anime kelas dunia.
Mitra 27 Judul Anime Populer
Sejak 2023, Jiva Studio telah menjadi mitra strategis dalam berbagai proyek global. Tercatat sedikitnya 27 judul anime Jepang telah mereka kerjakan, di antaranya Wind Breaker Season 2, Tokyo Revengers: Tenjiku Arc, hingga The Dangers in My Heart. Semua pengerjaan dilakukan secara kolektif melalui kolaborasi dengan studio-studio animasi di berbagai negara.
Salah satu pencapaian yang paling mengesankan adalah keterlibatan Jiva Studio dalam produksi serial anime Jepang yang telah mencapai 9.000 episode. Serial yang dimulai sejak 1969 di negara asalnya tersebut masih berlanjut hingga kini, dan sentuhan karya anak bangsa turut menghidupkannya.
Kualitas adalah Kunci
Aswin Nurcahya, pemilik Jiva Studio, menjelaskan bahwa kualitas adalah prioritas utama yang mereka pegang teguh. Pengalaman belajar langsung di Jepang menjadi pondasi standar kerja di studionya.
“Fokus kami saat ini masih di bidang jasa (service). Berdasarkan bimbingan yang saya pelajari di Jepang, kualitas itu nomor satu. Jika kualitas yang kita berikan bagus, maka pekerjaan akan datang dengan sendirinya,” jelas Aswin.
Di tengah maraknya penggunaan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), Jiva Studio tetap optimistis bahwa karya manusia tidak akan tergantikan. Bagi mereka, sentuhan rasa dan kreativitas manusia memiliki nilai unik yang tidak tertandingi.
Menuju Karya Orisinal Lokal
Tidak hanya puas mengerjakan proyek global, Jiva Studio kini tengah menyiapkan langkah besar untuk industri kreatif Tanah Air. Mereka sedang menggarap proyek film atau serial bernuansa lokal berjudul The Journey of Lala sebagai bentuk eksplorasi cerita asli Indonesia.
Geliat industri kreatif anak muda di Malang ini membuktikan bahwa karya anak bangsa mampu menembus batas negara. Dari sebuah rumah di Sawojajar, mereka membuka gerbang bagi talenta lokal untuk bersinar di pentas global. (Nasywa Renata)
Editor : Iwan Iwe



















