Menu
Pencarian

Resmi Dilantik, Muhammad Nabil Kembali Nahkodai KONI Jatim Periode 2025-2029

Juli Susanto - Rabu, 11 Februari 2026 10:25
Resmi Dilantik, Muhammad Nabil Kembali Nahkodai KONI Jatim Periode 2025-2029
Pelantikan kepengurusan KONI Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Surabaya (Dok: Juli Susanto dan Usrok Indra)

SURABAYA - Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Marciano Norman, resmi melantik Muhammad Nabil sebagai Ketua Umum KONI Jawa Timur beserta jajaran pengurus periode 2025-2029. Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di Gedung Negara Grahadi, Kota Surabaya, pada Selasa (10/02/2026) siang. Muhammad Nabil kembali menakhodai induk organisasi cabang olahraga ini untuk periode kedua setelah terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI Jawa Timur pada 5 Desember 2025 lalu.

Dalam sambutannya, Marciano Norman menyampaikan apresiasi tinggi atas kontribusi besar Jawa Timur terhadap prestasi olahraga Indonesia di kancah internasional. Pada ajang SEA Games 2025 di Thailand, atlet-atlet Jawa Timur berhasil menyumbangkan 34 medali emas, 35 perak, dan 35 perunggu bagi kontingen Merah Putih. Marciano menegaskan bahwa keberhasilan tim nasional di ajang seperti SEA Games, Asian Games, hingga Olimpiade tidak lepas dari pembinaan berjenjang yang dilakukan oleh KONI daerah, mulai dari tingkat kabupaten/kota hingga provinsi.

“Alhamdulillah, saya baru saja melantik Ketua Umum KONI dan jajaran pengurus Jawa Timur masa bakti 2025-2029. Kita ketahui dalam SEA Games yang lalu, kontribusi atlet-atlet Jawa Timur untuk tim nasional berbagai cabor itu luar biasa. Hasilnya, Jawa Timur merupakan kontributor medali terbanyak. Atlet-atlet yang jadi juara internasional itu berasal dari pembinaan daerah yang kemudian berlanjut ke tingkat nasional di bawah Kemenpora. Namun, pengurus baru juga perlu berusaha untuk terus meningkatkan peringkat Jawa Timur ke depannya,” ujar Marciano Norman.

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menegaskan bahwa kepengurusan KONI Jatim memiliki peran strategis dalam memperkuat ekosistem olahraga daerah. Khofifah menekankan pentingnya memaksimalkan penggunaan sport science agar proses pembinaan dan peningkatan kualitas atlet dapat terukur serta tepat sasaran. Menurutnya, dukungan teknologi dalam olahraga akan membuat atlet jauh lebih siap menghadapi kompetisi besar.

Baca Juga :   Jatim Jadi Barometer Nasional, Program Sekolah Rakyat Sukses Putus Rantai Kemiskinan

“Sehingga bukan hanya prestasi, tetapi apa yang kita lakukan dan capaiannya bisa terukur, kemudian bisa berjalan secara lebih siap lagi, apalagi jika didukung oleh tim sport science,” ungkap Gubernur Jawa Timur. Khofifah juga menyampaikan terima kasih atas kehadiran Ketua Umum KONI Pusat dan berkomitmen penuh mendukung pembinaan atlet guna meraih prestasi maksimal, terutama pada ajang PON XXII tahun 2028 di Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat mendatang.

Sebagai catatan, pada PON XXI Aceh-Sumut 2024 silam, Jawa Timur menempati peringkat ketiga dengan perolehan 146 emas, 136 perak, dan 143 perunggu. Posisi tersebut berada di bawah Jawa Barat di peringkat kedua dan DKI Jakarta yang keluar sebagai juara umum. Evaluasi pembinaan pun menjadi fokus utama kepengurusan periode ini agar prestasi Jawa Timur di ajang nasional kembali mendominasi. (Yona Salma)

Editor : Iwan Iwe






Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.