KEDIRI - Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Kediri menggencarkan upaya stabilisasi harga pangan melalui pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) di 19 titik yang tersebar di berbagai wilayah. Langkah ini dilakukan sebagai respons terhadap potensi kenaikan harga kebutuhan pokok yang kerap terjadi menjelang bulan suci Ramadan.
Plt. Kepala DKPP Kabupaten Kediri, Tutik Purwaningsih, mengatakan bahwa GPM menjadi salah satu instrumen penting untuk menekan gejolak harga sembako di pasaran. Rangkaian GPM ini digelar mulai 10 Februari hingga 13 Maret 2026, berlokasi di sejumlah desa yang tersebar di 26 kecamatan se-Kabupaten Kediri agar manfaatnya dirasakan merata oleh masyarakat.
Untuk mendukung kegiatan tersebut, DKPP memasok komoditas dalam jumlah besar di setiap titiknya, meliputi 2 ton beras, 300 kilogram gula pasir, 200 kilogram telur ayam ras, serta masing-masing 50 kilogram bawang merah dan bawang putih.
“Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan mulai hari ini sudah melaksanakan kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM). Sepanjang Februari hingga Maret menjelang Idulfitri, kami akan menggelar GPM sebanyak 19 kali di 19 lokasi wilayah Kabupaten Kediri,” ujar Tutik Purwaningsih.
Baca Juga : Wujud Kepedulian Dukung Ketahanan Pangan, Kejari Kabupaten Kediri Gelar Pangan Murah
Tutik menambahkan, dalam pelaksanaannya DKPP juga melakukan pemantauan intensif terhadap sejumlah komoditas yang mengalami kenaikan harga di pasaran.
“Hari ini kita melakukan pemantauan, yang pertama adalah telur. Memang ada kenaikan dari harga Rp27.000 menjadi Rp29.000 per kilogram. Namun di GPM hari ini, telur kita jual Rp27.500 sesuai harga kandang,” jelasnya.
Untuk komoditas cabai, Tutik menyebutkan terjadi kenaikan harga di pasar induk dari Rp67.000 menjadi Rp75.000 per kilogram. Namun pada kegiatan GPM, cabai diperoleh langsung dari petani sehingga bisa dijual dengan harga Rp60.000 per kilogram atau dikemas dalam paket ekonomis seharga Rp10.000.
Baca Juga : Hadirkan GPM Serentak di 828 Titik, Mentan Amran Pastikan Warga Jatim Nikmati Harga Pangan Murah
“Kemudian untuk gula pasir kita stabilkan di angka Rp15.000, sementara untuk minyak goreng kita jual dengan harga Rp15.700,” tambahnya.
Pihak DKPP juga meyakinkan masyarakat bahwa stok minyak goreng dipastikan aman hingga Hari Raya mendatang. Melalui Gerakan Pangan Murah ini, Pemerintah Kabupaten Kediri berharap daya beli masyarakat tetap terjaga sekaligus memastikan stabilitas harga pangan tidak melonjak tajam selama Ramadan. (Yona Salma)
Editor : Iwan Iwe



















