Menu
Pencarian

Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sumenep Soroti Soal Peredaran Narkoba di Wilayah Kepulauan

JTV Madura - Sabtu, 18 April 2026 13:21
Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sumenep Soroti Soal Peredaran Narkoba di Wilayah Kepulauan
Ketua Pimpinan Muhammadiyah (PDM) Sumenep, Moh. Zeinuddin saat memberikan keterangan pers. (Foto: Fawad Irfani).

SUMENEP - Peredaran narkotika di wilayah kepulauan Kabupaten Sumenep, Madura, kian mengkhawatirkan. Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sumenep, Moh. Zeinuddin menilai kondisi geografis yang terdiri dari ratusan pulau menjadi celah strategis bagi masuknya narkoba melalui jalur laut.

Selain luasnya wilayah dan terpisah oleh lautan, lemahnya pengawasan dinilai memperbesar peluang jaringan narkotika beroperasi di kawasan tersebut. Sepanjang tahun 2025, aparat penegak hukum tercatat mengamankan sekitar 52 kilogram sabu di wilayah Kepulauan Masalembu.

Memasuki tahun 2026, publik kembali dihebohkan dengan temuan bungkusan mencurigakan yang diduga kokain seberat 27,83 kilogram di Pulau Giligenting.

Menanggapi hal ini, Ketua PDM Sumenep, Moh. Zeinuddin, menyebut temuan tersebut sebagai peringatan serius bagi aparat penegak hukum dan masyarakat.

“Ini alarm yang sangat serius bagi penegakan hukum kita dan ketahanan sosial masyarakat kita. Saya menganggap ini bukan hanya kejahatan biasa, ini adalah kejahatan yang terorganisir kalau dilihat dari modusnya,” ujar Moh. Zeinuddin, Sabtu (18/4/2026).

Ia juga menyoroti lemahnya sistem pengawasan dan intelijen yang dinilai masih belum optimal.

“Jujur, dengan berulangnya ini, ini bukti bahwa dari sisi pengawasan kita lemah,  kita kebobolan lagi,” tegasnya.

PDM Sumenep mendorong penguatan pengawasan di wilayah kepulauan serta sinergi lintas sektor antara aparat penegak hukum dan masyarakat. Selain itu, penindakan hukum diharapkan tidak berhenti pada pelaku lapangan, tetapi mampu mengungkap jaringan hingga ke tingkat bandar dan pengendali utama.

Upaya pencegahan juga dinilai perlu diperkuat melalui edukasi berkelanjutan kepada masyarakat, termasuk hingga ke desa-desa dan wilayah kepulauan terpencil. (Fawas Irfani)

Editor : JTV Madura





Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.