SIDOARJO - Prestasi membanggakan kembali diukir oleh talenta muda asal Jawa Timur. Syakirah Ashilla Leticia Putri, siswi SMAN 1 Sidoarjo, sukses mencuri perhatian dalam ajang fesyen bergengsi Jember Fashion Carnaval (JFC) 2026 yang digelar di Jember pada 24–25 Juli 2026.
Tampil sebagai perwakilan Puteri Kebaya Remaja Jawa Timur, Syakirah dipercaya membawakan mahakarya desainer ternama Ronie Parero dalam segmen JFC Art Wear bertema "Rebirth". Langkah anggun dan gaya panggungnya yang memikat berhasil menghidupkan pesan kebangkitan dan harapan di panggung karnaval bertaraf internasional tersebut.
Perhelatan JFC 2026 sendiri mengusung tema besar HEAL (Humanity, Earth, and Life) dengan menghadirkan desainer, seniman, serta model papan atas dari dalam dan luar negeri.
Satu Panggung dengan Artis dan Figur Publik Nasional
Kesempatan tampil di JFC 2026 menjadi momen yang sangat berkesan bagi perjalanan karier Syakirah di dunia pageant dan modeling. Pasalnya, ia mendapat kesempatan langka untuk berbagi panggung dengan deretan figur publik ternama Tanah Air.
Di antaranya adalah Diva Indonesia Krisdayanti, penyanyi Andien, Melati Tedja (Puteri Indonesia Pendidikan dan Kebudayaan 2024), hingga Jollene Ferischea (Miss Youth Indonesia 2025).
Syakirah mengaku sangat bersyukur dan tidak menyangka bisa berdiri di panggung impian para model Indonesia bersama tokoh-tokoh inspiratif tersebut.
"Saya sangat bersyukur mendapat kepercayaan ini. Berdiri di panggung JFC adalah impian banyak model. Bisa tampil dalam satu rangkaian acara bersama tokoh-tokoh nasional menjadi pengalaman yang luar biasa bagi saya," ujar Syakirah saat dihubungi, Minggu (26/7/2026).
Ia berharap capaian ini tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga dapat membawa nama baik Sidoarjo serta memotivasi generasi muda lainnya.
"Semoga ini menjadi langkah awal untuk terus berprestasi, mengharumkan nama Sidoarjo dan Jawa Timur, serta menginspirasi generasi muda agar berani bermimpi dan berkarya," tambahnya.
Dinilai Memiliki Aura dan Karakter Kuat
Pujian juga datang langsung dari sang perancang busana, Ronie Parero. Menurut Ronie, konsep "Rebirth" dirancang untuk menyampaikan pesan kebangkitan dan transformasi melalui sentuhan artistik serta nilai budaya yang kental.
Untuk membawakan karya tersebut, pemilihan model dilakukan secara ketat. Ronie menilai Syakirah memiliki aura, karakter, serta rasa percaya diri yang sangat matang untuk membawakan pesan dari gaun rancangannya.
"Syakirah memiliki aura, karakter, dan potensi yang kuat. Saya yakin ini bukan akhir, melainkan awal dari perjalanan yang lebih besar di industri fashion dan pageant Indonesia," tutur Ronie.
Ia optimis keterlibatan Syakirah dalam JFC 2026 akan menjadi batu loncatan besar bagi kariernya ke depan. "Teruslah berkembang dan jangan pernah berhenti bermimpi," pesan Ronie.
Editor : Bagoes Ri



















