JAKARTA - Bakti Olahraga Djarum Foundation kembali menggelar Audisi Umum PB Djarum 2026 dengan pendekatan baru. Rekrutmen kali ini secara khusus dirancang untuk menjaring bibit muda yang siap menghadapi perubahan aturan skor poin Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) yang mulai berlaku Januari 2027.
Sistem skor baru BWF, yakni 15 poin x 3 gim (best of three) akan mengubah ritme pertandingan menjadi jauh lebih cepat, agresif, dan menuntut efisiensi tinggi.
Fokus Kriteria: Keunggulan Teknik dan Kecerdasan Bermain
Proses seleksi tahun ini melibatkan legenda bulutangkis Hendrawan sebagai Koordinator Atlet Putri sekaligus Technical Advisor Men's & Women's Singles PB Djarum. Hendrawan menekankan bahwa format 15 poin menuntut tim pencari bakat untuk memprioritaskan kualitas teknis. Penguasaan teknik dasar, footwork, kontrol lapangan, serta daya juang menjadi parameter utama penilaian di sektor putri.
Sementara itu, Koordinator Tim Pencari Bakat Atlet Putra, Leonard Holvy de Pauw, menyoroti pentingnya kombinasi teknik dasar, Karakter, dan kecerdasan taktis (smart play). Atlet putra dituntut mampu membaca permainan lawan serta mengantisipasi strategi sejak dini agar alur bertanding lebih efisien.
Jangkauan Seleksi dan Ketentuan Pendaftaran
Untuk menjaring talenta potensial secara merata, PB Djarum memperluas jangkauan pencarian bakat ke wilayah Sumatra dan Sulawesi, setelah pada periode 2022–2025 berpusat di Kudus, Jawa Tengah.
Kategori usia yang dibuka pada Audisi Umum PB Djarum 2026 meliputi:
- U-11: Kelahiran tahun 2016–2018 (Putra/Putri)
- KU 11: Kelahiran tahun 2015 (Putra/Putri)
- KU 12: Kelahiran tahun 2014 (Putra/Putri)
Pendaftaran program Djarum Beasiswa Bulutangkis ini dilakukan secara daring melalui situs resmi https://pbdjarum.org/klub/beasiswa-bulutangkis hingga 1 September 2026.
Editor : Iwan Iwe



















