SURABAYA - Yudha Guru Tranggono, pelaku pelemparan molotov pada dua pos polisi lalu lintas di Bundaran Cito dan Margorejo, telah diamankan polisi dua jam setelah beraksi pada Sabtu, 15 Agustus 2026.
Kapolrestabes Surabaya Kombespol Lutfhie Sulistiawan, dalam akun medsos pribadinya menemui pelaku yang ternyata driver ojek online. Dalam video yang diunggah, Yudha mengaku menggunakan dua botol minuman energi untuk membuat molotov.
"Saya isi bensin pak. Kemudian saya lempar, kalau melemparnya saya terinsipirasi seperti game PUBG," katanya dalam video.
Motifnya, Yudha nekat melakukan pelemparan molotov karena merasa tidak terima, usai dibilang gila oleh masyarakat di salah satu akun media sosial milik radio swasta di Surabaya saat ditilang. Hal ini membuatnya semakin emosi. "Saya sudah ditilang saat itu", ungkapnya.
Ketika diinterogasi Luthfie, wajah Yudha terlihat tak ada rasa penyesalan sama sekali. la bahkan terkesan cengengesan. Bahkan dia sempat bertanya pada Luthfie bahwa dirinya akan disel (ditahan) atau tidak. (Oliviero Michael Putra R)
Editor : Iwan Iwe



















