BANGKALAN - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menggelar peninjauan Bazar Murah di Perum Grand Kemayoran, Kabupaten Bangkalan, pada Senin (6/7/2026). Dalam kegiatan tersebut, beliau memborong produk dagangan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lalu membagikannya kepada warga. Upaya berkelanjutan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur ini bertujuan untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok, menghidupkan sektor UMKM, serta menekan laju inflasi di tingkat kabupaten/kota.
Untuk mencapai target stabilitas ekonomi tersebut, Pemprov Jawa Timur mengemas program Bazar Murah ini dengan berbagai kegiatan strategis. Agenda yang dilakukan oleh Gubernur Khofifah dalam kunjungannya di Bangkalan diantaranya:
1. Memborong Dagangan UMKM dan Membagikan Secara Gratis
Gubernur Khofifah berkeliling mendatangi stan para pelaku UMKM yang berpartisipasi dalam bazar. Beliau memborong berbagai barang dagangan mereka dan langsung membagikannya secara gratis kepada warga yang hadir di lokasi. Langkah ini disambut gembira oleh para pelaku UMKM karena produk mereka menjadi cepat laku dan habis terjual.
Baca Juga : Karnaval Budaya di Bangkalan Dipadati Siswa Selama Libur Sekolah
2. Menjual Kebutuhan Pokok 40 Persen Lebih Murah
Bazar murah ini menyediakan berbagai kebutuhan pangan esensial masyarakat, seperti beras, telur, dan cabai. Pemprov Jawa Timur memberikan subsidi sehingga harga barang yang dijual di bazar ini menjadi 40 persen lebih murah dibandingkan dengan harga normal di pasaran.
3. Mendistribusikan Beras SPHP dan Telur
Baca Juga : Laka Beruntun di Akses Suramadu Bangkalan, Dua Pengendara Motor Meninggal
Selain membuka akses belanja murah, Khofifah juga memberikan bantuan langsung kepada kelompok masyarakat rentan. Beliau membagikan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) kepada para lanjut usia (lansia) yang telah mengantre. Beliau turut memberikan telur kepada para ibu yang memiliki balita untuk mendukung pemenuhan gizi keluarga.
Gubernur Khofifah menegaskan bahwa masifnya kegiatan bazar murah ini adalah instrumen penting bagi pemerintah daerah dalam menghadapi gejolak ekonomi. "Karena ini adalah bagaimana Pemprov dan kabupaten/kota melakukan stabilisasi harga serta pengendalian inflasi, jadi ini sifatnya adalah bagian dari sinergi kita lakukan dengan program yang sama dengan kabupaten/kota," ungkap Khofifah.
Pelaksanaan bazar murah ini memiliki sasaran utama untuk meringankan beban ekonomi masyarakat luas dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari melalui penyediaan bahan pangan yang sangat terjangkau.
Baca Juga : Ancam Polisi dengan Keris, Pengedar Sabu di Bangkalan Berhasil Diamankan
Manfaat program ini langsung dirasakan oleh masyarakat setempat. Rani, salah seorang warga Kemayoran, mengaku sangat bersyukur atas bantuan yang diterimanya. "Senang, Mas, dapat telur setengah kilo," ujar Rani. Ia menambahkan bahwa pemberian tersebut sangat membantu menghemat pengeluaran dapur, sehingga sisa uang belanjanya dapat dialokasikan untuk membeli susu bagi anaknya
Editor : Iwan Iwe

















