BANYUWANGI - Seorang pria bernama Yongki Hermawan, 29 tahun asal Desa Bagorejo, Kecamatan Srono, Banyuwangi jadi sasaran amuk massa usai ketahuan mencuri sepeda motor.
Pria itu mencuri motor motor Honda Scoopy milik Rina Arisandi, 42 tahun, yang terparkir di depan toko, Dusun Wijenan Lor, Desa Singolatren, Kecamatan Singojuruh.
Pemuda itu gelap mata saat melihat motor korban terparkir dalam kondisi kunci yang masih tertancap.
Pemilik motor, Rina mengatakan peristiwa itu terjadi pada Minggu, (23/2) sekitar pukul 15.00 WIB. Saat itu motornya yang terparkir di depan toko mendadak dituntun pria asing. Sontak pria itu pun diteriaki maling.
"Awalnya nggak tahu, karena posisi saya di dalam toko. Saat keluar, motor saya sudah didorong orang. Spontan saya teriak maling," kata Rina.
Teriakan itu kemudian mengundang perhatian warga sekitar. Sementara pelaku yang panik memilih kabur dengan meninggalkan motor curiannya.
Pelaku lari ke area persawahan untuk menghindari kejaran warga. Sialnya ia tertangkap dan jadi sasaran amuk massa.
Beruntung, Kepala Desa Singolatren, Apandi yang mendengar informasi adanya pencurian di wilayahnya, segera turun tangan untuk meredam amarah massa dan mengamankan pelaku di rumahnya.
"Saya berusaha meredam amarah warga. Terduga pelaku tertangkap di area persawahan. Setelahnya, langsung saya serahkan ke polisi," kata Apandi.
Petugas dari Polsek Singojuruh yang tiba di lokasi langsung mengamankan terduga pelaku. Polisi juga mengumpulkan keterangan saksi serta mengamankan barang bukti.
Kapolsek Singojuruh, AKP Arif Wahyudi membenarkan bahwa terduga pelaku diamankan bersama barang bukti. Pihaknya saat ini tengah melakukan pemeriksaan lebih lanjut.
"Dari hasil penyelidikan sementara, terduga pelaku beraksi seorang diri dan nekat mencuri karena melihat kunci motor masih tertancap," ungkapnya.
Handoko Khusum
Editor : JTV Banyuwangi