LUMAJANG - Seorang wanita paruh baya di Lumajang tewas usai terseret derasnya arus sungai pada Selasa sore. Jenazah korban ditemukan di hilir sungai, berjarak 20 kilometer dari titik awal.
Jalan limpas di Desa Bantaran, Kecamatan Kedungjajang, Lumajang, memakan korban jiwa. Pada Selasa sore, seorang pengendara motor dilaporkan terpeleset dan terbawa arus sungai yang deras akibat luapan air hujan.
Korban bernama Muatin (55), warga Desa Tempursari, Kecamatan Kedungjajang, Lumajang. Peristiwa bermula saat korban mengendarai motor berboncengan dengan sang adik. Korban nekat melewati jalan limpas Sungai Bokong yang alirannya meluap di atas jalan. Namun nahas, motor korban terpeleset dan korban pun terbawa arus sungai, sementara sang adik berhasil menyelamatkan diri.
Warga dibantu TNI, Polri, serta BPBD menyusuri sungai dan memantau arus hingga ke hilir untuk menemukan korban. AIPDA Didik Supriyanto, anggota Polsek Kedungjajang, menjelaskan bahwa kronologi bermula ketika korban dan adiknya hendak pulang ke desa.
Baca Juga : Jembatan Tergerus Arus Sungai di Malang, Pengecoran Ditarget Selesai Hari Ini
“Untuk informasi awal, korban berkendara dari Jerukan dan melintas mau pulang ke desa menaiki sepeda motor. Jembatan kan tidak ada pembatasnya, jadi kalau hujan besar pasti aliran sungainya melintasi jembatan itu. Warga tidak bisa prediksi arus sungai deras atau tidak,” jelasnya.
Setelah tiga jam pencarian, korban berhasil ditemukan di aliran Sungai Bondoyudo, Desa Wonorejo, yang berjarak 20 kilometer dari titik awal. Korban ditemukan dalam kondisi telah meninggal dunia. (Nata Renata)
Editor : Iwan Iwe

















