JEMBER - Kekeringan yang telah berlangsung selama beberapa bulan membuat sumber air warga di Dusun Bunder, Desa Sumberpinang, Kecamatan Pakusari, terus menyusut. Menyikapi kondisi tersebut, PMI Kabupaten Jember bersama PMI Provinsi Jawa Timur menyalurkan 5.000 liter air bersih bagi puluhan kepala keluarga pada Selasa siang.
Menurut warga, debit air sumur terus berkurang sejak empat bulan terakhir. Air yang masih tersisa sudah tidak layak dikonsumsi dan hanya digunakan untuk keperluan mandi serta mencuci.
Untuk memenuhi kebutuhan minum dan memasak, masyarakat kini bergantung pada pasokan air bersih yang dikirimkan PMI secara berkala. Air tersebut ditampung di tandon agar mudah diambil oleh warga sesuai kebutuhan masing-masing.
PMI menyatakan penyaluran air akan terus dilakukan selama masih ada permintaan dari masyarakat. Langkah ini menjadi bagian dari upaya kemanusiaan sekaligus dukungan terhadap pemerintah daerah dalam menangani dampak kekeringan.
Tak kurang dari 30 kepala keluarga mengalami kesulitan memperoleh air bersih di wilayah ini. Jumlah tersebut diperkirakan akan terus bertambah seiring musim kemarau yang masih berlangsung hingga akhir tahun. Bantuan air bersih ini menjadi solusi sementara bagi warga yang kesulitan mendapatkan air bersih. Tanpa bantuan tersebut, masyarakat harus mencari air dari lokasi yang lebih jauh.
Berdasarkan data PMI, dampak kekeringan di wilayah Tapal Kuda diperkirakan masih akan berlanjut hingga awal tahun 2027. Selain Jember, Kabupaten Bondowoso juga telah melaporkan kondisi serupa. Karena itu, penyaluran air bersih dan kesiapsiagaan petugas akan terus ditingkatkan untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi.
Editor : JTV Jember

















