JEMBER -
Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember terus menyalurkan bantuan air bersih kepada warga terdampak kekeringan di Dusun Bunder, Desa Sumberpinang, Kecamatan Pakusari.
Hingga Selasa, 14 Juli 2026, PMI Jember telah melakukan enam kali distribusi dengan total 29.975 liter air bersih. Bantuan tersebut disalurkan kepada 66 kepala keluarga atau 158 jiwa yang mulai kesulitan memperoleh air untuk kebutuhan sehari-hari sejak awal Juli.
Dalam setiap distribusi yang dilakukan dua hari sekali, PMI Jember mengerahkan satu unit truk tangki berkapasitas 5.000 liter. Air kemudian ditampung dalam enam tandon yang berada di sekitar permukiman warga. Empat tandon berkapasitas 1.200 liter, sedangkan dua lainnya berkapasitas 1.100 liter.
Distribusi pada Selasa pagi turut dipantau langsung oleh pengurus PMI Provinsi Jawa Timur. Ketua Bidang Penanggulangan Bencana PMI Jatim, Dr. Edi Purwinarto, M.Si., bersama Amin Istighfarin melihat proses pengisian tandon dan wadah air milik warga.
Edi mengatakan, fenomena El Nino diperkirakan memengaruhi musim kemarau mulai Juli hingga Agustus 2026. Puncaknya diprediksi terjadi pada Agustus hingga Oktober dan berpotensi berlanjut sampai awal 2027.
Menurut data PMI Jatim, sebanyak 29 dari 38 kabupaten dan kota di Jawa Timur berpotensi mengalami kekeringan. Namun, hingga kini baru 11 daerah yang dinyatakan darurat kekeringan dan enam di antaranya telah melakukan distribusi air bersih.
Setelah memantau kondisi di Jember, PMI Jawa Timur juga dijadwalkan meninjau wilayah terdampak kekeringan di Kabupaten Bondowoso.
PMI Jember mulai menyalurkan air bersih ke Dusun Bunder sejak 2 Juli 2026. Distribusi akan terus dilakukan sesuai kebutuhan warga dan perkembangan kondisi kekeringan di lapangan.
Editor : JTV Jember

















